Jangan memandang dirinya tidak punya siapa-siapa untuk membantu. Ia masih punya dirinya sendiri. Bukankah Andapun merasa bahagia ketika mampu membantu orang lain? Begitupun ia. Namun ia harus belajar membantu dirinya sendiri dulu. Jika ia selalu hidup atas bantuan orang lain ia akan menjadi tidak berkemampuan untuk menemukan kebahagiaan dan prestasinya kelak akan lebih bersifat kepura-puraan (superficial). Berikan belas kasih dan dukungan untuk berusaha mandiri, bukan mengasihani dirinya dengan membuatnya semakin tidak berdaya. (f)