"Keuntungan rotasi buat karyawan adalah mereka terhindar dari kejenuhan. Wawasan mereka juga tentu lebih berkembang, sehingga caranya untuk melihat dan menyelesaikan masalah jadi akan berbeda. Sedangkan keuntungan bagi perusahaan adalah kebutuhan untuk mencari tenaga baru bisa diminimalkan karena perusahaan mencari ke dalam. Karena rotasi adalah bentuk dari kesempatan karyawan untuk berkembang, pada akhirnya mereka akan loyal pada perusahaan," paparnya.
Karyawan yang terkena rotasi secara langsung berarti telah masuk ke dalam ‘radar’ talent netting atau pencarian potensi yang dilakukan perusahaan. Kalau memang performanya bagus, tentu otomatis akan menjadi bahan pertimbangan untuk promosi, atau kalau ada opening di posisi lebih tinggi yang membutuhkan tenaga.
Ada anggapan, kalau karyawan terlalu sering dirotasi, ilmu atau skill-nya jadi tidak dalam dan spesifik di satu tempat. "Jika rotasinya tiap bulan, ya, jelas saja. Tetapi, jika perusahaan tersebut stabil, rotasi akan terjadi dalam 2-3 tahun, dan rasanya cukup untuk mendalami bidang berbeda, dengan catatan, perbedaannya tidak terlalu ekstrem," tambahnya kembali. (f)