Membangun usaha bersama membuat Bams dan Mikha tak lepas dari diskusi seputar bisnis mereka. Bams menilai, hal ini tak menjadi sesuatu yang melelahkan dalam hubungan mereka, karena kesempatan baru terus berdatangan. Walaupun demikian, Mikha berujar, sebisa mungkin mereka tidak membawa pulang masalah yang ada di kantor. Di rumah, mereka berusaha menciptakan quality time bersama, dan membicarakan hal-hal yang bisa membangun ikatan sebagai sebuah keluarga, terlepas dari segala hiruk-pikuk karier dan popularitas. “Pada akhirnya, everyone is just a human being, meskipun mereka artis,” Mikha berpendapat.
Bams pun jujur berujar, sebagai pria, kini ia lebih bahagia. Ada banyak hal yang berubah dalam hidupnya, namun ia menyambut semua itu dengan kegembiraan tak terkira. Kini, ia bisa memahami kata-kata teman-temannya, bahwa saat kembali ke rumah setelah lelah bekerja seharian, mereka justru akan merasa bahagia karena bisa bertemu keluarga. Padahal, dulu ia menganggap pendapat itu berlebihan dan tidak masuk akal.
“Sekarang, setelah mengalaminya sendiri, semua itu jadi masuk akal,” tuturnya sambil tersenyum. “Saya punya lebih banyak hal yang dituju untuk pulang, dan makin merasakan arti rumah sebagai home,” pungkasnya.
Puji Maharani