Health & Diet
Anti-jet lag

11 Dec 2015

Jangan sampai acara jalan-jalan terganggu oleh sindrom  jet lag. Perbedaan waktu yang mencolok antara zona waktu di rumah dan tujuan berlibur memang kerap membuat irama tubuh berantakan. Lelah di siang hari membuat sulit tidur, pencernaan terganggu, otot ngilu-ngilu, mood jelek, dan disorientasi.
   
Jika tak punya waktu untuk menyesuaikan irama tubuh dengan zona waktu yang berbeda, mungkin Anda bisa mencoba pil anti-jet lag. Biasanya, pil yang ditawarkan mengandung zat melatonin atau terbuat dari herba  yang diminum sebelum, selama perjalanan, dan setelah sampai di tempat tujuan.  

Salah satu hormon yang memengaruhi aktivitas tidur adalah hormon melatonin. Hormon  ini diproduksi lebih banyak oleh tubuh saat hari menjelang malam,  di mana cahaya pada lingkungan sudah mulai berkurang. Tingginya hormon melatonin membuat kita mengantuk.

Advertisement
“Cukup banyak penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen melatonin dengan dosis 0,5-5 mg efektif membantu mengatasi jet lag apabila dikonsumsi menjelang waktu tidur,” ujar Jansen Ongko, MsC, pakar kebugaran.  Melatonin membantu tubuh istirahat pada jam di luar kebiasaan Anda beristirahat. Tubuh membaca melatonin sebagai tanda sudah malam, waktunya tidur.

Aturan pemakaiannya, jika Anda menuju tempat yang waktunya mundur dari zona waktu normal, minumlah melatonin pada waktu biasa tidur sampai tubuh bisa beradaptasi. Jika Anda berada di tempat yang zona waktunya maju, minumlah melatonin di pagi hari. “Namun, akan lebih baik bila Anda   mengonsultasikannya ke dokter,  karena  tiap orang memiliki masalah berbeda,” tegas Jansen.

Karena itu, Jansen menyarankan agar tidak bergantung pada suplemen. “Selama pola makan teratur dan saat menjelang waktunya tidur Anda mau menyempatkan diri untuk melakukan ritual yang dapat meningkatkan kualitas tidur, maka efek jet lag akan lebih cepat hilang,” tambahnya. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?