- Kulitnya halus. Warnanya berubah menjadi kuning jika matang.
- Daging buah berwarna agak krem dan mempunyai kekerasan sedang.
- Aromanya harum dan rasanya manis.
- Cocok dikonsumsi dalam bentuk segar setelah matang atau diolah menjadi banana cake.
- Warna kulitnya hijau sampai hijau kekuningan ketika matang.
- Daging buahnya berwarna lebih putih, dengan ukuran yang lebih kecil dan teksturnya lebih lunak dari pisang ambon.
- Aromanya lebih harum dan cita rasanya lebih manis dari pisang ambon.
- Bisa dikonsumsi langsung.
- Kulitnya cenderung tebal, kasar, dan akan berwarna kuning jika matang.
- Daging buahnya berwarna krem kekuningan dan permukaannya agak berbulu (tidak mulus).
- Aromanya harum, cita rasanya legit dan manis.
- Selain dikonsumsi langsung, bisa juga diolah menjadi es pallu butung atau pisang ijo.
- Kulit buahnya tipis, berwarna kuning kecokelatan, dan berbintik cokelat gelap jika sudah matang.
- Daging buahnya lunak dan berwarna putih.
- Rasanya agak asam dan aromanya tidak terlalu tajam.
- Cocok dimakan langsung.
- Kulitnya tipis dan berwarna kuning keemasan saat matang.
- Daging buahnya beraroma harum, teksturnya halus, warnanya kuning terang, dan rasanya sangat manis.
- Cocok untuk dimakan langsung atau digoreng.
- Kulitnya agak tebal, berwarna hijau ketika mentah, dan menjadi kuning saat matang.
- Daging buahnya berwarna krem dan bertekstur halus.
- Meskipun bisa dikonsumsi langsung, pisang kepok lebih lezat jika direbus, dikukus, atau digoreng. (f)
Bingung mau mengolah pisang seperti apa? Buat pisang siram bubur sumsum, yuk! Klik di sini untuk tahu resepnya.