Laura Lee Guhrke/ GPU
Setelah melalui proses perceraian yang panjang dan nyaris membuatnya gulung tikar, Harry, pengusaha penerbitan, bersumpah tidak akan pernah menikah lagi. Sejak saat itu, ia menjalani hidupnya serampangan saja. Beruntung ada Emmaline Dove, sekretarisnya yang cekatan. Hubungan atasan – sekretaris ini jadi runyam saat Emma mengajukan surat pengunduran diri karena Harry melecehkan impiannya untuk menerbitkan kelima naskah buku etiket wanita karier lajang yang telah diajukannya sejak lama. Hubungan antara benci dan profesionalisme ini rupanya justru membangkitkan rasa lain yang coba ditolak oleh Harry maupun Emma. (f)