Tampil bercelemek tiba-tiba menjadi keinginan semua orang. Yang awam berbondong-bondong ikutan belajar masak, termasuk sebagian wanita urban yang padat dengan urusan kantor, dan menemukan cara relaksasi baru di tengah asap masakan yang mengepul!
Kursus masak kasual --tak sekaku kuliah masak resmi-- berbekal guru sehangat teman akrab Anda, kini kian dicari-cari. Resep-resep modern, seperti comfort food Barat dan kue-kue yang lagi beken, turut menjadi pendekatan populernya. Gaya gaul baru?
CookingPlus
Kursus masak CookingPlus mengambil lahan atas sebuah bakery. Tidak ada pelang penanda keberadaan kelas, namun reputasi dari mulut ke mulut membuatnya hampir fully-booked acap menggelar kelas bermateri favorit.
Kursus anyar berumur 17 bulan ini adalah proyek dua karib
Addry Basuki dan
Olivia Wongso. Ranah kuliner bukan hal baru bagi Olivia. Ia
pebisnis restoran, sekaligus putri pemerhati kuliner
William Wongso. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya!
Meja-meja murid ditempatkan dadakan. “Agar semua peserta bisa hands-on!” kata Addry. Kelas digelar Sabtu atau Minggu, maksimal 20 peserta. Anak-anak dimanjakan dengan sesi khusus anak sebulan sekali.
Olivia dan
Julius Joe (chef Kafe William Artistik) menjadi pengajar reguler, mengedepankan konsep simple food and home-cooking. Kelas dengan ilmu spesifik menampilkan bintang tamu seperti
Odie Djamil (kelas macaroon) dan
Yudha Bustara (kelas Jepang dan Barat). Olivia juga menggaet teman-teman ekspatriat yang jago masak untuk memimpin kelas. Oh ya, Anda harus --setidaknya sekali-- belajar membuat cupcake dan
red velvet dengan Olivia. Ia jagonya memberi garnish genit pada kue-kue itu!
CookingPlus eksis di ranah social media. Foto suasana masak rajin dipunggah lewat Instagram, menggiurkan 3.000 follower Twitter. Rekaman gambar yang menebarkan ekspresi fun inilah yang menarik banyak peminat, menjadikan setiap jadwal masak yang di-posting lekas mendapat tanggapan.
Jl. Panglima Polim Raya No.63-65/ 0818111266/ www.cookingplus.tumblr.com. Harga mulai dari Rp300.000
Dapur Anak
Anak Anda terlihat mulai mengutak-atik bahan makanan di dapur? Jangan larang mereka! Siapa tahu mereka berangan-angan piawai layaknya junior masterchef. Mumpung liburan, arahkan mereka ke tempat kursus khusus anak, Dapur Anak.
Sri Martini Fujiastuti, lulusan ilmu pastry, membuka kursus khusus usia 5-12 tahun ini pada tahun 2008. Sabar mengajari anak adalah hal yang gampang-gampang susah. Namun, ia memiliki 10 tahun pengalaman sebagai kids club coordinator menangani acara anak di sebuah restoran asing di Jakarta.
Ia memilih masakan yang ramah di lidah anak, seperti chicken steak, bakso sapi, cookies, dan cupcake. Kelezatan kue Indonesia yang mudah dibuat juga diajarkan, seperti Klepon Bocah dan
Bolu Kukus Pelangi.
Lokasi belajar bervariasi, dari playground, restoran, hingga pabrik makanan. Keceriaan anak-anak mudah terbangun di tempat-tempat seperti ini, selaras dengan motonya: Cooking is Fun. Seluk-beluk dapur profesional, seperti alat-alat dan layout dapur, diperkenalkan saat kitchen tour.
“Memasak bersama bertujuan membangun nilai kerja sama, imajinasi, dan kemandirian dalam diri si kecil,” ujar wanita yang dulunya bekerja di dapur perhotelan ini. PR-nya unik, yakni masak bareng orang tua dan membawa hasilnya ke kelas. Tujuannya, agar terjalin komunikasi antara anak dan orang tua.
Per sesi kursus dibatasi hingga 5 anak. Dibuka kelas privat di rumah peserta bagi yang sulit mencocokkan jadwal. Rayakan ulang tahun anak dengan belajar memasak bersama di rumah? Kenapa tidak? (f)
Jl. Kapten P. Tendean, Kav. Polri Pondok Karya, Blok B8, Mampang/ (021) 7181140/ www.dapuranak.com. Harga mulai dari Rp200.000