“Mayoritas utang itu berasal dari belasan tahun yang lalu, saat Aaron masih di bawah umur dan belum bertanggung jawab atas keuangannya sendiri,” tegas Steve. Memang, saat adik personel boyband Backstreet Boys, Nick Carter, ini memulai karier di industri musik lewat album pertamanya di usia 10 tahun, ayah dan ibunyalah yang mengurusi keuangannya.
Beranjak remaja, Aaron mulai bersikap kritis pada cara orang tuanya mengelola penghasilannya. Menemukan berbagai penyelewengan, pelantun lagu Crush on You dan I Want Candy ini akhirnya memutuskan hubungan bisnis dengan keduanya.
Harapan mantan kekasih Hilary Duff ini untuk melupakan masa lalu dan memulai hidup baru akhirnya terkabul pada Mei 2014, saat pengadilan menerima permohonan pailitnya dan menghapuskan seluruh utangnya. Karena kebangkrutannya ini akan terekam dalam catatan kredit pribadinya selama sepuluh tahun, salah satu tugas Aaron sekarang adalah belajar mengelola keuangannya dengan lebih baik. Untungnya, ia telah merampungkan kelas credit counseling dan manajemen keuangan pribadi, sehingga kini ia punya bekal ilmu yang lebih memadai.
Aaron pun telah kembali bermusik. Sejak September 2014 hingga pertengahan tahun ini, ia tengah menjalani tur bertajuk Aaron Carter’s Wonderful World. Selain tampil di 60 kota di AS, Aaron juga akan menghibur penggemarnya di sejumlah negara, termasuk Kanada, Inggris, Belanda, Italia, Skotlandia, dan Swiss. Tahun lalu, ia telah meluncurkan single berjudul Oh Wee, dan kini tengah mempersiapkan album terbarunya.
“Tur ini akan membawa suara baru musik saya langsung pada para penggemar, dan mereka akan melihat betapa saya telah tumbuh dewasa sebagai seorang penyanyi,” harap Aaron. (f)