Diet REST adalah singkatan Rendah Energi Seimbang Teratur. Rest juga berarti beristirahat dari makanan tinggi gula, garam, lemak jenuh, rendah serat, makan tidak terkontrol, pola istirahat berantakan, dan malas-malasan. Diet Rest menitikberatkan pada pilihan makanan yang memiliki densitas (kandungan) energi rendah yaitu lebih rendah dari 2,0 kcal/gram untuk hidangan utama, dan lebih rendah dari 1,5 kcal/gram untuk makanan selingan. Rita menampilkan daftarnya dalam buku.
Menurut diet Rest, sayuran dan buah adalah makanan berdensitas energi rendah, sehingga mutlak dikonsumsi. Buah dan sayuran dapat dikonsumsi bersama atau saling menggantikan. Dalam diet ini ada empat buah yang dianjurkan karena memiliki komposisi istimewa, yaitu semangka, apel, nanas, dan pepaya. Kombinasi air dan gula dalam semangka akan memberi rasa kenyang lebih lama. Begitu juga apel yang kaya serat. Pepaya mengandung enzim papain yang memecah protein menjadi arginin yang memengaruhi produksi hormon pertumbuhan. Nanas mengandung asam sitrat dan asam malat yang mempunyai kemampuan memecah lemak dan mempercepat pembuangan lemak.
Metode yang ditawarkan dalam buku ini tidak akan membuat Anda kelaparan, kurang gizi, dan masuk akal untuk dipraktikkan seumur hidup, tidak sekadar karena tren sesaat. Makanan kegemaran seperti bakso, lontong sayur, dan nasi goreng juga masih bisa dikonsumsi, berkat resep modifikasi yang dilampirkan dalam buku.
Yang dijanjikan?
Selain menurunkan berat badan, setelah menjalani diet Rest minimal selama 30 hari, tubuh akan terasa lebih bugar, daya tahan tubuh meningkat, kulit lebih cerah, penurunan kadar kolesterol darah, penurunan tekanan darah, dan mendapat bonus terlihat lebih muda. (f)