Leukemia akut akan menyebabkan penderita merasakan sakit secara cepat. Keadaaan cepat memburuk bahkan dalam hitungan minggu. Sedangkan leukemia kronis, tidak menimbulkan gejala pada penderita selama bertahun-tahun dan memburuk secara perlahan. Penderita memiliki harapan hidup lebih lama, bahkan hingga 5 tahun.
Dilihat dari jenisnya, leukemia dapat dibedakan menjadi 4:
Leukemia limfoblastik akut (ALL): ALL mempengaruhi sel-sel limfoid dan tumbuh dengan cepat. Setiap tahun, lebih dari 5.000 kasus baru leukemia dari jenis ini. ALL paling umum terjadi pada anak-anak, namun tak menutup kemungkinan menjangkiti orang dewasa.
Leukemia mielositik akut (AML): AML mempengaruhi sel-sel myeloid dan tumbuh dengan cepat. Setiap tahun, lebih dari 13.000 kasus baru dari leukemia jenis ini. Penyakit ini terjadi pada orang dewasa dan anak-anak.
Leukemia limfositik kronis (CLL): CLL mempengaruhi sel-sel limfoid dan biasanya tumbuh perlahan-lahan. Setiap tahun, lebih dari 15.000 kasus baru dari leukemia jenis ini. Paling sering, orang didiagnosis dengan penyakit ini di atas usia 55. Jenis ini hampir tidak pernah menjangkiti anak-anak.
Leukemia mielositik kronis (CML): CML mempengaruhi sel-sel myeloid dan biasanya tumbuh lambat pada awalnya. Setiap tahun, ditemukan hampir 5.000 kasus baru dari leukemia jenis ini. CML terutama menyangkiti orang dewasa.