Foto: Instagram
@blossom_and_her_family
Melihat tingkah laku Blossom dan kucing-kucing lain di akun ini, semuanya tampak biasa saja. Padahal, ada satu hal yang akan membuat kita terbelalak: mereka buta! Ketika Blossom diselamatkan dari jalanan oleh organisasi North Shore Animal League (NSAL) di New York, matanya sedang menderita infeksi parah akibat virus dari penyakit infeksi pernafasan atas. NSAL kemudian terpaksa mengangkat kedua bola matanya demi kesehatannya.
Setelah operasi, Blossom dititipkan di rumah adopsi milik penyiar radio populer, Howard Stern. Cerita tentang Blossom itu didengar Susan Smith, yang lalu mengadopsi Blossom tinggal bersamanya dan lima kucing lain, yaitu Ray, Cookie, Sabrina, Donovan, dan Jasmine. Uniknya, hanya Jasmine yang tidak buta. Keempat kucing lainnya juga tidak dapat melihat, bahkan Donovan memiliki kelainan celebral hypoplasia yang menyebabkan koordinasi gerakannya kurang sempurna. Namun, semua dirawat Susan dengan telaten dan penuh kasih sayang. Sehingga jika melihat foto-fotonya, tampak tidak ada yang berbeda dari mereka.
Sekalipun buta, mereka tetap bertingkah laku seperti kucing umumnya. Tidak tampak perasaan berbeda, sedih, atau murung, semua—termasuk Blossom—tetap senang bermain, memanjat, berlarian, mengejar serangga. Bahkan, mereka hafal semua sudut rumah. Blossom dan keluarganya mengajarkan bahwa fisik berbeda tidak berarti semangat hidup berbeda juga!
@nala_cat
Nala adalah kucing paling populer di Instagram dengan jumlah followers mencapai 3 juta akun. Matanya yang bulat dan badan gemuk memang membuat Nala terlihat menggemaskan. Nala diadopsi oleh Varisiri Mathachittiphan dari shelter. Sebelumnya, Nala diberikan pada shelter tersebut ketika masih bayi. Nala pun berhasil selamat dari kemungkinan dibunuh, sebab 75% penghuni shelter seringkali dibunuh gara-gara overpopulasi.
@rafaelmantesso
Nama akun ini adalah nama pemiliknya, namun sebagian besar berisi foto-foto anjing bull terriernya bernama Jimmy Choo. Uniknya, Rafael menampilkan karikatur tertentu dari pose Jimmy sehingga terlihat lucu dan menggemaskan. Sebenarnya hal ini terjadi tanpa disengaja. Ketika istri Rafael meninggalkannya di ulang tahun Rafael yang ke-30, semua barang di rumah mereka dibawa pergi sang istri—furnitur, peralatan masak, sampai foto-foto mereka—semua! Yang ditinggalkannya hanyalah si anjing, Jimmy.
Saat Jimmy sedang tertidur setelah lelah bermain di dekat tembok putih, Rafael iseng menggambar sesuatu di sekitar Jimmy. Ketika itu Jimmy merasa jiwa seninya kembali tumbuh. Maka terciptalah foto-foto seru Jimmy pada Instagram ini. Foto-foto ini yang berhasil memberikan nafkah baru bagi Rafael. Jimmy yang setia ketika Rafael terpuruk berhasil membangkitkan optimisme baru pria ini. Semangat Rafael dan kesetiaan Jimmy sangat menginspirasi!
@triumphant_teagan
Teagan adalah nama kucing yang diadopsi oleh Shanta Siegler dari shelter saat baru berumur 2 minggu pada Maret 2015. Teagan hampir dibunuh karena memiliki kelainan, hip dysplasia, yaitu ketidakmampuan menggunakan kaki belakangnya, sehingga Teagan harus menyeret bagian belakangnya (seperti duyung).
Kekurangan Teagan tidak membuat Shanta gentar, malah menguatkan dirinya untuk mengadopsi Teagan. Sayang, Teagan ternyata menderita perosomus elumbis—satu-satunya kasus yang terjadi pada kucing—dan hanya bisa hidup hingga Juli 2014. Untuk menghormati Teagan—yang disebut Shanta telah mengubah hidupnya—Shanta meneruskan akun ini sambil memperlihatkan keluarga kucingnya, terutama Ariadne dan Arkadiy yang memiliki kondisi serupa Teagan. Shanta ingin menyebarkan kesadaran bahwa kucing-kucing dengan kondisi khusus juga bisa diadopsi karena mereka tidak berbeda dari hewan peliharaan lain saat disayangi.
@wolfgang 2242
Ketika anjing kesayangannya, Wolfgang, mati, Steve Greig sangat kehilangan dan tidak bisa menghilangkan perasaan duka hingga dua bulan setelahnya. Lalu terpikirkan oleh Steve, meski hewan kesayangan telah pergi, dia masih bisa merawat hewan lain dan memberi mereka kehidupan yang lebih baik. Maka Steve memutuskan mengadopsi anjing lagi. Hanya saja, bukan anjing muda yang sehat dan lincah, melainkan anjing-anjing tua (senior), yang kemungkinan besar justru diabaikan oleh orang lain. Bahkan, ketika mengadopsi, anjing-anjing tersebut mulai menurun kesehatannya dan/atau menderita sakit tertentu. Steve beranggapan ingin memberikan mereka kehidupan lebih baik hingga akhir hidup mereka.
Bukan satu atau dua, saat ini pria yang berprofesi sebagai akuntan di New York ini telah memiliki 10 anjing yang kebanyakan berusia tua. Selain itu, kecintaannya pada hewan membuat dia mengadopsi dua ayam dua bebek, dua burung merpati, beberapa kucing, seekor kelinci, sekolam ikan koi, dan seekor babi hutan yang diberi nama Bikini. Kehidupan Steve pun sebagian besar untuk merawat mereka, termasuk jadwal weekend yang selalu penuh janji ke dokter hewan. Meski demikian, Steve tidak merasa keberatan dan menjalaninya dengan senang hati. Satu lagi istimewanya dari akun ini, Steve pandai membuat caption yang kocak sehingga pasti membuat kita tergelak!
@smilingbrinks
Brinks, seekor anjing pit bull baru berusia 10-11 bulan ketika ditinggalkan (dibuang) di halaman sebuah sekolah di New York oleh pemiliknya 12 tahun lalu. Paginya, Jon Bozak hendak beraktivitas bersama anjing pit bull miliknya, Demo, ketika Brinks melihat lalu mendekati mereka. Jon tidak punya keinginan untuk punya anjing lagi, tapi Demo langsung akrab dengan Brinks. Jon pun memutuskan merawat Brinks dulu sambil mencari pemiliknya.
Saat Brinks masuk ke dalam mobil Jon, lama-lama Brinks terlihat sedang tersenyum seperti senang ada yang mau merawatnya. Beberapa hari kemudian, setelah tidak ada orang yang mau mengakui Brinks sebagai anjingnya, Jon pun mengadopsi Brinks. Dan, Brinks tidak pernah berhenti tersenyum tanda bahagia ada yang merawatnya, hingga hari ini, 12 tahun kemudian.(f)
Topic
#instagram