Setelah gelombang pertama program vaksinasi nasional yang dilakukan Januari lalu selesai yaitu ditujukan untuk tenaga medis dan tokoh masyarakat, daftar penerima kelompok penerima vaksin gelombang kedua diumumkan oleh Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi pada 13 Februari 2021 lalu. Para jurnalis berada di dalam daftar bersama -sama petugas pelayanan publik yang terdiri dari pendidik, pedagang pasar, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah pusat maupun daerah, petugas keamanan, pelayanan publik, transportasi, dan para atlet.
Wartawan senior Widarti Gunawan, salah satu pendiri Femina dan anggota Direksi PT Prana Dinamika Sejahtera, sangat mengapresiasi program vakasinasi untuk pekerja media ini. “Dengan demikian para awak media bisa merasa aman dan nyaman dalam bekerja. Sebab, tidak hanya dengan masker, kini mereka sudah ‘dipersenjatai’ dengan vaksin Covid-19, “jelasnya.
Ia juga menambahkan, dengan menjadi orang-orang pertama yang divaskinasi, para awak media dapat memberitakan dengan benar, dari tangan pertama, proses vaksinasi dan manfaatnya pada masyarakat luas.
Vaksinasi untuk insan pers sudah dimulai hari Rabu, 24 Februari 2021 kemarin dengan pemberian vaksinasi kepada sejumlah tokoh pers nasional dan wartawan senior. Sejak kemarin, Kamis 25 Februari 2021, pemberian vaksinasi Covid-19 untuk awak media secara masal dilakukan. Hingga tanggal 27 Februari 2021, ditargetkan setidaknya 5500 orang akan mendapatkan suntikan pertama vaksin Sinovac. jurnalis femina, Ayahbunda, dan Gadis juga turut dalam vaksinasi masal ini.
Berlangsung di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, program vaksinasi yang dikoordinasi oleh Dewan Pers bersama 10 organisasi konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred ini berlangsung teratur dengan alur yang sudah dipersiapkan secara matang.
Setelah registrasi, para peserta vaksinasi akan mendapatkan nomor antrean. Kemudian digiring menuju ruang untuk verifikasi data pribadi. Di sini peserta akan mendapatkan kartu verifikasi. Kartu lalu dibawa untuk menuju area vaksinasi. Petugas kemudian akan membagi antran per lima orang untuk memasuki ruangan tempat pemberian vaksinasi.
atau skrining. Di sini setiap peserta akan dicek kondisi kesehatan umum seperti tekanan darah dan wawancara. Jika kondisi peserta dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi, maka petugas akan memberikan suntikan vaksin Covid-19.
“Saya mendapat antrian nomor 2 pagi hari ini . Proses sangat teratur, detail dan menyenangkan. Teman-teman jurnalis juga mengikuti alur dengan rapi dan sabar. Semoga pada akhirnya kita semua bisa mendapat vaksinasi ini. Tidak perlu ragu untuk divaksinasi, “ kata Petty S Fatimah , Pemimpin Redaksi Femina yang menjalani vaksinasi hari ini.
Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi masal di hari pertama, Pesiden Joko Widodo mengatakan vaksinasi bagi awak media ini, diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada para jurnalis. "Terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan, bertemu narasumber, dan berinteraksi dengan publik." (f)
Baca juga:
Para Wartawan Senior, Termasuk Pendiri Femina Mendapatkan Vaksinasi Covid-19
Dinilai Lebih Efektif, Ini Rekomendasi Cara Baru Gunakan Masker
Penting! Jujur Saat Screening Kondisi Kesehatan Sebelum Menerima Vaksin COVID-19
Topic
#3M, #Ingatpesanibu, #satgascovid-19, #vaksincovid-19