Menanggapi kesiapan masyarakat dalam menyambut hadirnya MRT Jakarta, Silvia Halim (35) Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, kepada Femina beberapa waktu lalu mengatakan, pihak MRT Jakarta berusaha meningkatkan awareness ke masyarakat agar bisa menggunakan dan menjaga bersama-sama.
“Karena MRT ini bukan milik PT MRT Jakarta, bukan milik Pemrov DKI, tetapi milik masyarakat Jakarta, dan milik Indonesia. Apalagi, MRT ini adalah hasil kerja bersama dengan susah payah diwujudkan,” katanya.
Namun, Silvi mengatakan, selama memonitor percakapan masyarakat yang terjadi di media sosial berikut harapan positif mereka akan MRT, pihaknya merasa bahwa akan tumbuh sense of ownership pada diri masyarakat. “Bahkan, ketika saya membaca ada yang bilang, ‘Jangan dirusak, ya, nanti,’ hal itu benar-benar membuat kami percaya diri,” katanya.
Kita semua sama-sama belajar, saat melihat masyarakat yang belum paham dan tidak bersikap sesuai dengan aturan, tidak perlu menghujat, akan lebih bila kita saling mengingatkan.
# Menunggu di area dengan tanda kuning. Tidak pada area bertanda hijau, tempat penumpang turun dari MRT.
# Di dalam kereta, tidak berdiri di area pintu yang dapat menghalangi lalu lintas penumpang. Jangan pula bersandar pada pintu kereta.
# Perhatikan barang bawaan Anda, seperti tas, agar tak mengganggu penumpang lain.
# Tidak makan dan minum selama berada di dalam kereta.
# Saat naik/ turun tangga, berdiri di sisi kiri tangga. Sisi kanan tangga untuk penumpang yang ingin berjalan. (f)
Baca Juga:
Silvia Halim Mengurai Kekusutan Jakarta
Silvia Halim, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta dan Ribuan Tantangan untuk Membangun MRT Jakarta
Topic
#mrt, #transportasi, #jakarta