Trending Topic
Tren Belanja Online Jelang Lebaran 2024 yang Perlu Dicermati Pemilik Brand

5 Apr 2024

Foto: Canva


Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia dengan jumlah 240,62 juta orang. Tak heran jika bulan Ramadan menjadi momen yang dinantikan oleh mayoritas masyarakat, mulai dari aspek spiritualitas hingga kesiapan fisik.


Umumnya mendekati Hari Raya, konsumsi masyarakat semakin meningkat karena mereka ingin mempersiapkan segala sesuatunya menjelang mudik dan Lebaran. Inilah momen tahunan yang seharusnya dimanfaatkan oleh pebisnis untuk meningkatkan penjualan. 

Survei terbaru dari The Trade Desk menunjukkan bahwa 67% masyarakat Indonesia berencana untuk mengalokasikan setidaknya seperempat dari Tunjangan Hari Raya (THR) mereka untuk merayakan Ramadan 2024. 

Dalam ranah daring, data internal SIRCLO menunjukkan bahwa sepanjang bulan Ramadan 2021-2023, terdapat pertumbuhan rata-rata angka transaksi belanja online sebesar 62,5% dan jumlah konsumen yang berbelanja online meningkat 36,5%. 

Dengan target pertumbuhan ekonomi digital yang mencapai angka fantastis, dan nilai transaksi e-commerce yang diperkirakan tembus hingga ratusan triliun rupiah, pertumbuhan sektor ini tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Namun, dunia e-commerce sangat dinamis dan selalu penuh kejutan, sehingga para pemilik brand perlu memahami perilaku konsumen daring dan menerapkan strategi, agar tetap bisa eksis berjualan di momen-momen spesial berikutnya. Apa saja, sih, yang digandrungi oleh konsumen online saat Lebaran?

Head of Communications Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan, menyebutkan, penjualan fashion muslim (kaftan, gamis, baju koko, busana muslim keluarga, abaya), naik 12,5 kali lipat. Sedangkan fashion anak dan bayi (pakaian bayi, sandal anak, setelan anak, celana panjang anak, kardigan anak) rata-rata meningkat transaksinya hampir 5 kali lipat.
Advertisement

Tren kenaikan juga diikuti oleh kategori produk otomotif seperti kasur mobil, bantal mobil, oli motor, jaket motor, sensor dan kamera mobil, yang rata-rata mengalami peningkatan transaksi hampir 3,5 kali. Begitu pula dengan produk antaran berisi makanan dan minuman, kue kering, biskuit dan wafer, paket sembako, puding dan jelly, serta minyak rata-rata peningkatannya hampir 5 kali. 

Agar momen Lebaran bisa dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan penjualan, pemilik brand perlu melakukan langkah-langkah strategis; salah satunya mengikuti program flash sale yang banyak ditawarkan platform e-commerce

Jihan Malik, pemilik brand fashion muslim Heaven Lights, mengaku setelah mengikuti program Tokopedia Festival Ramadan Ekstra Seru penjualannya melonjak 66 kali lipat. 

“Awalnya kami hanya fokus berjualan lewat website sendiri, namun melihat perkembangan industri, kami memutuskan untuk bergabung dengan Tokopedia dan Shop | Tokopedia di aplikasi TikTok,” ungkap Jihan Malik. 

Selain produk makin dikenal luas, Tokopedia dan Shop | Tokopedia membantu Heaven Lights meningkatkan penjualan secara signifikan. Bahkan Tokopedia membantu Heaven Lights tampil di New York Fashion Week 2022. (f) 

Baca juga: 
Nyaman Silaturahmi dengan Alas Kaki Terbaru
Ide Baju Sarimbit untuk Gaya di Hari Lebaran
Sudah Punya Baju Hari Raya dalam Warna Biru yang Lagi Tren?



Faunda Liswijayanti


Topic

#ecommerce, #lebaran2024, #belanjaonline

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?