Trending Topic
Tone Deaf di Tengah Ramainya Situasi Sosial

22 Aug 2026

Tone deaf atau memang sengaja tidak peka pada keadaan? Foto ilustrasi: Pexels/Melanie Brumble


Pernah melihat seseorang bercanda ketika situasi sedang serius, atau membicarakan hal sepele ketika orang lain sedang menghadapi masalah besar? 

Dalam percakapan sehari-hari, situasi seperti ini sering disebut tone deaf.”

Secara umum, tone deaf berarti kurang mampu menangkap atau merespons suasana, konteks, atau perasaan yang sedang berkembang dalam sebuah situasi. 

Istilah ini awalnya berkaitan dengan kemampuan musik untuk membedakan nada, tetapi dalam penggunaan sehari-hari maknanya berkembang menjadi istilah untuk menggambarkan respons yang dianggap tidak peka terhadap konteks sosial.

Di media sosial, istilah ini semakin sering digunakan. Sebuah unggahan, komentar, kampanye, atau pernyataan bisa dianggap tone deaf ketika pesan yang disampaikan tidak selaras dengan situasi yang sedang terjadi. 

Namun, tone deaf tidak selalu berarti seseorang sengaja bersikap tidak peduli. Salah membaca konteks, kurang mengetahui informasi, atau tidak memahami bagaimana sebuah pesan dapat diterima oleh orang lain juga dapat membuat sebuah respons dinilai demikian.
Advertisement

Bahkan, diam saja juga sering dianggap tone deaf, terutama bagi mereka yang sebenarnya punya kemampuan—dan kekuatan—untuk bersuara.

Karena itu, memahami konteks menjadi bagian penting dalam komunikasi. Pesan yang sama bisa memiliki makna berbeda ketika disampaikan pada waktu, tempat, dan situasi yang berbeda.

Di era ketika satu unggahan dapat dilihat ribuan orang dalam hitungan detik, kemampuan membaca situasi bukan lagi sekadar soal memilih kata. 

Kadang, yang menentukan justru adalah kapan harus bicara, apa yang disampaikan, dan apakah momen tersebut memang membutuhkan respons. Satu lagi, untuk urusan tone deaf, diam tak selalu berarti emas. (f)

Baca juga:
7 Kegiatan Santai di Weekend tanpa Keluar Uang
3 Minuman Segar untuk Dinikmati Saat Cuaca Panas Bulan Ini
3 Cara Memotivasi Diri Saat Lagi Demot

 

Brianna Relisha


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?