Trending Topic
Studi Terbaru, Mayoritas Pengguna Sosial Media di Indonesia Gunakan Fitur Keamanan Data Pribadi

13 Jun 2022


Foto: Shutterstock


Pertumbuhan pengguna media sosial di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data dari We Are Social menyebutkan jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Jumlah itu telah meningkat 12,35% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang.

Adapun, Whatsapp menjadi media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Persentasenya tercatat mencapai 88,7%. Setelahnya ada Instagram dan Facebook dengan persentase masing-masing sebesar 84,8% dan 81,3%. Sementara, proporsi pengguna TikTok dan Telegram berturut-turut sebesar 63,1% dan 62,8%.

Mulai dari scrolling media sosial untuk mengisi waktu luang, mencari informasi terbaru, hingga berbelanja, mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan media sosial selama satu hingga empat jam setiap harinya.

“Dengan durasi yang dihabiskan tersebut, masyarakat Indonesia juga tak jarang dihadapkan pada tantangan dan pengalaman negatif di ranah online. Untuk itu, perusahaan penyedia layanan media sosial telah mengeluarkan serangkaian fitur dan inisiatif guna melindungi para penggunanya,” ujar Jonathan Benhi, Chief Technology Officer Populix. 

Melihat besarnya peran media sosial yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, Populix, sebuah perusahaan penyedia layanan consumer insights `yang menyediakan data komprehensif, mengadakan sebuah survei untuk melihat kebiasaan masyarakat Indonesia dalam bermedia sosial, serta pemahaman dan sejauh apa orang Indonesia menggunakan fitur-fitur untuk melindungi pengalaman online mereka di media sosial secara umum,

Studi bertajuk Social Media Habit and Internet Safety Survei yang melibatkan 1.023 responden laki-laki dan perempuan berusia 18-55 tahun di Indonesia dengan mayoritas responden terdiri dari anak muda belum menikah, sudah bekerja, dan berasal dari SES menengah ke atas ini menunjukkan bahwa 87% responden mengakses media sosial dalam satu bulan terakhir. YouTube (94%) dan Instagram (93%) adalah dua platform media sosial yang paling banyak digunakan responden, disusul TikTok (63%), Facebook (59%) dan Twitter (54%).

Hampir seluruh responden (79%) menggunakan media sosial untuk menikmati waktu luang dan mencari informasi terbaru. Selain itu, media sosial juga digunakan untuk berinteraksi dengan teman (66%), networking (49%) dan berbelanja (47%). 

Adapun lima jenis konten yang paling banyak dicari oleh responden meliputi konten hiburan (22%), musik (14%), film (12%), berita (12%), dan kuliner (10%).
Advertisement

Meski mayoritas responden sangat aktif di media sosial, studi Populix mengungkap bahwa hampir 80% responden pernah mengalami pengalaman negatif saat bermain media sosial. Beberapa pengalaman negatif yang paling sering ditemui adalah pesan spam (52%), penipuan (31%), maintenance error (30%), hacking (26%), stalking (21%) dan cyberbullying (16%). 

Kabar baiknya, dari survei yang dijalankan, ditemukan bahwa 97% responden sudah mengetahui fitur-fitur keamanan dan privasi yang tersedia di platform media sosial yang mereka gunakan. Sebanyak 86% responden juga mengatakan bahwa mereka memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia, terutama fitur pengaturan privasi dan lokasi. Selain itu, setengah dari responden yang disurvei juga berupaya menjaga keamanan online mereka dengan mengganti password secara berkala.

Metaverse Sebagai Masa Depan Internet

Lantas, seperti apa tanggapan masyarakat Indonesia akan kehadiran dunia virtual baru atau metaverse yang digadang sebagai masa depan internet. Berdasarkan survei Populix, saat ini baru 29% responden yang familiar dengan konsep metaverse, sementara 48% responden menyatakan ragu-ragu, dan 23% responden mengatakan tidak familiar.

Terlepas dari seberapa besar tingkat ketertarikan mereka, 93% responden menyatakan ingin bergabung di metaverse. Alasan utama yang mendorong mereka adalah kesempatan untuk menjelajahi cara baru dalam bersosialisasi dan menambah peluang pemasaran. Hal ini terlihat dari 44% responden yang memiliki pandangan bahwa metaverse akan menjadi platform media sosial yang lebih maju dan menawarkan kebebasan yang lebih besar. 

Selain itu, 43% responden menyatakan bahwa metaverse adalah cara baru untuk berkomunikasi dengan dukungan teknologi yang lebih canggih dan 42% responden mengatakan bahwa metaverse akan membuka peluang pemasaran baru.

Dari beberapa aktivitas yang ditawarkan oleh metaverse, wisata virtual keliling dunia (44%) merupakan aktivitas yang paling menarik minat para responden, diikuti dengan sekolah dari rumah (34%), dan berbelanja di pusat perbelanjaan virtual (34%). (f)



Baca Juga: 
Do’s & Don’ts Curhat Soal Pekerjaan di Media Sosial
Slut Shaming, Kekerasan Pada Perempuan Lewat Bahasa
Pentingnya Menggugah Emosi Pelanggan dalam Konten Media Sosial



Faunda Liswijayanti


Topic

#sosialmedia, #keamanandata, #digital

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?