Foto: Twiite/@PT_Transjakarta, @JSCLounge
Keluh kesah sulit mendapatkan transportasi publik di Jakarta tampaknya bakal berkurang, nih, dengan pengadaan 116 unit bus TransJakarta baru. Peluncurannya dilakukan secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki ‘Ahok’ Tjahja Purnama, pada tanggal 19 Oktober 2016 lalu. Bus-bus baru ini akan dioperasikan di rute-rute baru TransJakarta sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jakarta.
“Ke depan, seluruh rute bus akan langsung dilayani oleh Transjakarta. Sehingga masyarakat bisa mulai beralih dari kendaraan pribadi,” sebut Ahok dikutip dari Website Berita Resmi Pemprov DKI Jakarta, www.beritajakarta.com.
Sedangkan, Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, mengungkapkan penambahan armada baru ini melihat peningkatan animo atau pelanggan Transjakarta selama ini. Antara bulan Januari – September 2016 saja mengalami peningkatan sebanyak 43%.
Seperti ditulis pada website resmi Transjakarta, transjakarta.co.id, armada yang diluncurkan antara lain:
– 100 unit bus single 12 meter
– 3 unit bus model low entry
– 1 unit bus medium ukuran 10 meter
– 8 unit bus Maxi milik operator Mayasari Bhakti yang dioperasikan oleh Transjakarta
Dengan penambahan unit baru ini, Transjakarta memiliki 1.347 unit bus yang siap beroperasi. Unit Transjakarta rencananya akan terus bertambah sampai dengan tahun 2017. Targetnya, ujar Budi, bisa beroperasi lebih dari 3000 unit bus.
Memang, berbagai pembenahan pada Transjakarta dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap publk. Bus Low Entry yang dibeli bertujuan untuk memudahkan saat naik bus karena memiliki lantai rendah sehingga mudah digunakan penumpang difable. Bus low entry akan digunakan di rute nonkoridor, sehingga bisa menggantikan angkutan regular seperti Kopaja, metro mini, Mayasari, dan PPD.
Transjakarta juga secara selektif dalam membeli bus baru, yaitu menggunakan merek-merek yang banyak digunakan di negara maju seperti Scania, Mercedez Benz, MAN. Dengan begitu, bisa beroperasi baik di jalanan, juga nyaman digunakan dan dipandang.
Program Transjakarta baru lainnya menyediakan halte ramah bagi kaum difabel. Halte ini, menurut Budi, sedang dalam tahap pembenahan. Menurut data, ada 75 halte yang ramah difabel dan bisa digunakan oleh pengguna kursi roda. Agar mudah dikenali konsumen, halte ramah difabel ini diberi cat warna hijau muda (tosca) pada tiang ram jembatan penghubung dengan jembatan penyeberangan orang.
Tidak kalah spesial adalah pengadaan Transjakarta Cares yang dikhususkan bagi difabel. Unit khusus ini berupa mobil khusus yang akan menjemput konsumen difabel dari rumahnya, untuk diantar ke halte Transjakarta terdekat dengan tujuan. Armada Transjakarta Cares lanjutan akan mengantar sampai ke tujuan. Operasi Transjakarta Care akan berlangsung pukul 08.00 - 17.00 WIB setiap hari. Pelanggan difabel dapat memesan mobil Transjakarta Care dengan menghubungi 1500 102 sehari sebelumnya.
Dengan program-program baru dari Pemrov Jakarta ini, semoga transportasi publik semakin ramah dan diminati publik. Artinya, bisa mengurangi kemacetan, deh!(f)
Baca juga:
- Lansia dan Beberapa Kategori Penumpang Bebas Biaya Naik Transjakarta
- Yuk, Ajak Anak Naik Transportasi Umum!
- 8 Aturan Ajak Anak Naik Kendaraan Umum
Topic
#transjakarta