Trending Topic
Murid Sekolah di DKI Jakarta dan Surakarta Belajar di Rumah Dua Minggu

14 Mar 2020


Foto: pixabay
 
 
Menghadapi pandemik COVID-19, Kamis (12/3/2020) lalu Mendikbud Nadiem Makarim mengimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, kepala lembaga layanan pendidikan tinggi, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan. Dalam keterangan tertulis ia bilang, "Kita bergerak bersama untuk bisa lepas dari situasi ini." 

Seiring perubahan situasi, dimana jumlah penderita COVID-19 melonjak hanya dalam hitungan hari, jumlah banyak meningkat. Juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu (14/3/2020) siang mencapai 96 atau bertambah 27 dari sehari sebelumnya.

Guna memperkecil penyebaran para pemimpin daerah melakukan protokol, termasuk di lingkungan pendidikan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawedan hari ini Sabtu (14/3/2020) memutuskan untuk meliburkan sekolah selama dua pekan mulai Senin (16/3/2020). Keputusan ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona pada anak-anak, guru, maupun orang dewasa yang mengantar.

"Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan provinsi DKI dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh," kata Anies di Balairung Balai Kota, Jakarta Pusat.

Anies menyebut proses pembelajaran dapat dilakukan dengan metode jarak jauh melalui proses digital, yang kini tengah dirancang agar bisa digunakan Senin depan. Pemprov DKI juga akan menunda ujian nasional (UN) SMA dan SMK. 

Tak hanya lembaga pendidikan formal. Anies juga mengimbau, lembaga pendidikan non-formal untuk melakukan kegiatan belajar lewat jarak jauh atau secara online. Penundaan dan penutupan dilakukan hingga pemerintah DKI meninjau kembali keputusan tersebut pada akhir pekan kedua untuk melihat perkembangannya.
Advertisement

Tak hanya DKI Jakarta, status KLB virus corona membuat Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmoko  pada Jumat (13/3) malam memutuskan untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah selama 14 hari kedepan.

Efektif mulai Senin (16/3) hingga Sabtu (28/3), SD, SMP, dan madrasah diliburkan. Sementara SMA dan SMK karena masih ujian, akan libur setelah ujian.

Terkait virus corona, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada juga mengubah kegiatan belajar-mengajar dalam bentuk kuliah tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ), mulai minggu depan.

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat lewat surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Depok, Mohammad Idris, belakangan juga memutuskan meliburkan sekolah seluruh kegiatan sekolah TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTS, SMP/MA di Kota Depok. Mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 28 Maret 2020 aktivitas belajar-mengajar di sekolah ditiadakan. (f)

Baca Juga:

Cegah Penularan Virus Corona di Keramaian, Pemprov DKI Jakarta Tutup Museum dan CFD
Olahraga Yang Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Tokoh Masyarakat; Politikus dan Atlet Tak Kebal Virus Corona
 


Topic

#corona, #viruscorona, #covid19, #pendidikan

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?