Hari Anak Internasional pada 1 Juni bisa jadi momen untuk menyadari kebutuhan anak pada masa kini dan nanti.
UNICEF dalam laman webnya menyebut, selama dua dekade terakhir dunia mengalami progres yang pesat dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak dan remaja. Namun, bukan berarti semua masalah sudah teratasi. Terlebih dengan perkembangan zaman, justru akan lebih banyak rintangan dan ancaman yang mengganggu tumbuh-kembang anak.
Karena kita percaya anak-anak adalah masa depan kita, mulailah dari rumah untuk membuat anak-anak bahagia sehingga tumbuh-kembangnya berjalan optimal. Dan sebagai orang tua, ada poin-poin penting yang harus dipahami agar anak bisa memiliki kesehatan dan kesejahteraan yang baik. Apa saja, sih?
Kuat fisik, kuat jiwa
Seperti kata pepatah “Mens sana in corpore sano” dalam Bahasa Latin yang berarti “Dalam jiwa yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” aktivitas fisik merupakan komponen utama dalam menjaga kesehatan anak. Ketika anak aktif secara fisik mereka akan memiliki kesehatan yang lebih baik, tidak hanya fisik tetapi juga mental. Kegiatan fisik juga berperan penting dalam mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.Kenyataannya, kehadiran gawai kerap buat anak malas bergerak. Penelitian yang diterbitkan oleh PubMed Central menunjukkan, anak yang bergantung pada ponsel rentan terkena screen dependency disorder yang berdampak pada masalah fisik. Tentu penting bagi orang tua untuk menjadi role model dengan turut serta dalam aktivitas fisik bersama, agar hubungan orang tua-anak bisa lebih erat.
Teknologi itu baik, asal…
Pada era digital, teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan teknologi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan anak.Selain masalah fisik, screen dependency disorder berpengaruh pada mental dan perilaku anak. Pembatasan waktu dan konten harus selalu diberlakukan. Ajak anak melakukan kegiatan alternatif yang menyenangkan dan mendidik di luar teknologi, seperti membaca buku, bermain di luar ruangan, atau mengikuti kegiatan seni dan kerajinan.
Tidur cukup bikin anak lebih fokus!
Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan anak. Menurut Psychology Today, tidur cukup akan membuat seseorang lebih fokus, memiliki daya ingat baik, dan mudah mengatur emosi.Pastikan anak mendapatkan waktu yang cukup dan sesuai dengan usia. Anak usia prasekolah membutuhkan sekitar 10-13 jam tidur per malam, sedangkan anak usia sekolah memerlukan sekitar 9-12 jam. Buat rutinitas tidur yang konsisten, seperti waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari. Hindari aktivitas yang merangsang otak sebelum tidur, seperti bermain ponsel atau tablet, yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur anak.
Eratkan hubungan positif
Hubungan positif menjadi kunci pada kesehatan emosional dan sosial anak. Anak dengan hubungan yang kuat dan sehat dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya cenderung akan lebih bahagia dan percaya diri.Dukungan dari guru dan lingkungan sekolah juga berperan penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Program-program sekolah yang mendorong partisipasi aktif, inklusivitas, dan pengembangan karakter dapat membantu anak-anak merasa diterima dan dihargai.
Dunia makin kompetitif, tingkatkan ketahanan diri
Dengan perkembangan zaman, dunia menjadi lebih kompetitif. Membangun ketahanan diri atau resiliensi pada anak sangat penting untuk membantu mereka menghadapi tantangan dan kesulitan dalam kehidupan. Anak dengan ketahanan diri cenderung lebih mampu mengatasi stres, beradaptasi dengan perubahan, dan bangkit kembali dari kegagalan.Latih kemampuan problem-solving dan pengambilan keputusan untuk membangun ketahanan diri anak. Ajak anak untuk berpikir kritis dan mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi, serta berikan anak kesempatan untuk membuat keputusan sendiri dalam batas yang wajar.
Tentu setiap anak memiliki cara berproses yang berbeda. Hargai perbedaan dan keunikan anak tapi tetap penuhi 5 elemen kebutuhan anak yang bisa berdampak besar pada kehidupannya nanti.
Baca juga:
Ibu Kuat di Balik Anak Hebat
7 Keterampilan Sosial Penting untuk Anak
5 Kiat Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi Anak di Masa Liburan
Ghina Athaya
Topic
#internationalchildrenday, #childwellbeing, #kesejahteraanfisikmentalanak