Sejak lama, kota Jakarta dikenal sebagai melting pot berbagai suku dan budaya. Para pendatang tak hanya tinggal, mereka juga meninggalkan jejak dalam peta kuliner Betawi (sebutan suku asli Jakarta). “Seperti semur daging. Hidangan yang populer disajikan saat Lebaran ini merupakan adaptasi dari masakan Portugis dan Tiongkok,” tutur JJ Rizal, sejarahwan, dalam diskusi Lenggak Lenggok Kuliner Betawi, garapan Akademi Kuliner Indonesia, beberapa waktu lalu, di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta Pusat.
Topic
#kulinerBetawi