Foto: Freepik
Menyikapi situasi ini, berbagai institusi pendidikan baik negeri maupun swasta beberapa bulan terakhir mulai menyiapkan rancangan skenario jika anak-anak kembali ke sekolah. Selain kesiapan guru, murid, dan orang tua, fasilitas sekolah juga harus cukup menunjang pelaksanaan proses belajar tatap muka, tanpa mengesampingkan keamanan dan kesehatan anak.
Sampoerna Academy, misalnya sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf internasional telah mengambil langkah ekstra melalui kemitraan bersama agensi inspeksi dan verifikasi internasional SGS (Société Générale de Surveillance) serta perusahaan telehealth Halodoc untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Menurut Dr. Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy, kerjasama strategis tersebut menjadi inisiatif untuk memastikan protokol kebersihan dan disinfeksi sesuai dengan standard Internasional dan juga nasional.
Menanggapi hal tersebut, President Director SGS, Jogani shashibhushan mengatakan bahwa SGS menerapkan layanan terbarunya yaitu SGS Disinfection Monitored Mark dengan menyediakan protokol-protokol khusus yang mengatur dengan rinci untuk diterapkan di lingkungan sekolah yang lebih sehat.
Salah satu yang diterapkan Sampoerna Academy adalah aplikasi teknologi Ultra-wide Band di seluruh sekolah ketika sekolah tata muka bernar-benar dijalankan. Bahkan Sampoerna Academy juga menjadi sekolah pertama di Indonesia yang memperkenalkan teknologi ini.
Ultra-wide Band (UWB) merupakan perangkat kartu yang dapat membantu mengingatkan siswa untuk menjaga jarak aman (1.5 meter) selama berada di lingkungan sekolah. Perangkat ini dapat digunakan di seluruh kampus Sampoerna Academy dan mampu memberikan Real-Time Distance Alert di setiap aktivitas belajar mengajar.
UWB juga dilengkapi dengan kemampuan Contact Tracing yang dapat memberikan informasi mengenai siapa, dimana, dan berapa lama siswa berinteraksi dengan siswa lain. Tidak hanya digunakan oleh siswa dan guru, perangkat UWB juga ditempatkan di area umum untuk memastikan seluruh interaksi terbaca dengan baik. Data yang telah dikumpulkan melalui metode Contact Tracing akan disimpan untuk pemantauan lebih jauh.
Menyadari kegelisahan banyak orang tua terhadap kesehatan anak selama masa pandemic COVID-19, kolaborasi Sampoerna Academy dengan Halodoc juga memberikan platform dukungan moral bagi para orang tua melalui diskusi bulanan dengan mitra dokter Halodoc untuk menjawab topik-topik kesehatan serta akses untuk layanan konsultasi dokter virtual kapan saja, dimana saja.
Menjadi tanggung jawab semua pihak untuk benar-benar memperhatikan kondisi anak-anak selama mereka di sekolah di masa sekarang ini dimana pandemi COVID-19 belum berakhir. (f)
Baca Juga:
Platform untuk Melaporkan Perundungan di Sekolah untuk Cegah Bullying
Mati Gaya Liburan #DiRumahAja? Ajak Anak Gemar Membaca
85 Sekolah di Jakarta Mulai Uji Coba Belajar Tatap Muka, Ini Persiapannya
Faunda Liswijayanti
Topic
#sekolah, #hybrideducation, #sekolahtatapmuka