Trending Topic
Apakah Pria Masa Kini Masih Percaya Stereotipe Wanita?

21 Nov 2019


 
Foto: Belinda

​Pernyataan-pernyataan dari ketiga panelis pun mengundang pertanyaan dari audiensi.  “Apakah mempunyai karakteristik keibuan dan emosional dianggap negatif jika dilihat dari kacamata perusahaan?”
“Apakah dengan mempunyai keterbatasan, seperti menjadi single mom, juga dilihat sebagai hal negatif dalam perusahaan?” 
“Mengapa pada situasi yang sama, bos wanita dipandang lebih bossy, sementara bos lelaki dianggap tegas?”

Menanggapi pertanyaan soal sikap perusahaan, Handry kembali mengatakan bahwa semua orang harus bisa berpikir secara rasional. Perusahaan yang baik percaya bahwa single mom atau single dad bisa memberi kontribusi sama baiknya dengan siapa pun. 

Nothing is related to gender, it’s all about whether you perform or not perform,” ujar Handry. Baginya, menjadi seorang single parent seperti dirinya tidak menjadikan alasan untuk tidak memberikan kinerja yang maksimal. 

Advertisement
Soal bossy? Ketiga panelis setuju bahwa mempunyai sifat bossy adalah karakteristik masing-masing orang, dan tidak ada kaitannya dengan gender.  Ernest menambahkan, bagaimana semua orang dibesarkan memiliki dampak besar saat dewasa nanti, termasuk karakter bossy ini.

“Untuk menjadi maju, stereotipe harus bisa dibuang jauh-jauh,” ujar Petty S. Fatimah, Editor in Chief Femina & Direktur Editorial PT Prana Dinamika Sejahtera yang menjadi moderator, menyimpulkan hasil diskusi panel sesi ini. (f)
 

Belinda Furati Millenia (Kontributor)

Editor : Nuri Fajriati 
 



Topic

#iwf, #iwf2019, #IWF, #IWF19, #indonesianwomensforum, #IndonesianWomensForum2019

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?