Trending Topic
7 Life Hacks Biar Nggak Selalu Terburu-buru

28 Sep 2026

Kalau terburu-buru, biasanya ada aja yang ketinggalan. Foto ilustrasi: Pexels/Cottonbro Studio


Betulkah 24 jam sehari seperti nggak cukup untuk kamu? Atau waktu rasanya berlalu begitu cepat dan terburu-buru jadi nama tengah kamu?

Kalau kamu adalah orang di atas, coba cek life hacks berikut, yang bisa bikin hidup kamu lebih slow dan nggak dikejar-kejar waktu terus.

1/ Bedakan antara “penting” dan “harus sekarang”
Dua hal ini sering dianggap sama, padahal belum tentu. Sebelum buru-buru mengerjakan sesuatu, tanyakan kepada diri sendiri, Kalau ini baru selesai dua jam lagi, memang ada masalah besar? 

Kalau jawabannya nggak, kamu mungkin sedang dikejar rasa panik, bukan deadline. Kalau jawabannya memang iya, oke, segera kerjakan!

2/ Sisakan jeda dalam jadwal
Jangan bikin jadwal dari pagi sampai malam sepenuh isi KRL ke Bogor saat jam pulang kantor. Sisakan 15-30 menit di antara aktivitas untuk perjalanan, makan, beres-beres, atau sekadar bengong. 

Buffer time membuat satu keterlambatan kecil nggak otomatis merusak seluruh jadwal.

3/ Setiap menit nggak harus produktif
Scroll sebentar, duduk sambil minum, jalan tanpa dengerin podcast, atau menikmati perjalanan pulang bukan berarti membuang waktu. Otak juga butuh jeda. 

Kalau setiap waktu kosong langsung kamu isi tugas baru, hidup memang akan terasa seperti daftar pekerjaan yang nggak ada ujungnya.

4/ Fokus satu per satu
Advertisement
Mengerjakan email sambil buka WhatsApp, sekalian mengecek TikTok dan memikirkan tugas besok memang terasa seperti multitasking. Padahal perhatian terus berpindah. 

Coba selesaikan satu hal kecil sebelum pindah ke hal berikutnya. Lebih sedikit pindah fokus = lebih sedikit kamu cemas karena merasa dari tadi sibuk tapi belum ada yang selesai juga.

5/ Beri deadline pribadi untuk hal yang memang bisa selesai
Ironisnya, hidup bisa terasa lebih terburu-buru ketika semua pekerjaan dibiarkan terbuka. Daripada berpikir untuk beresin kamar nanti, lebih baik kamu beresin kamar dalam 20 menit.

Cara ini bukan bikin kamu makin produktif, tetapi supaya otak tahu kapan urusan itu selesai.

6/ Jangan catat jadwal berdasarkan versi ideal 
Kalau biasanya perjalanan membutuhkan 45 menit, jangan kamu catat sebagai 25 menit hanya karena ingin merasa punya banyak waktu. 

Jadwal yang realistis justru bikin hari terasa lebih longgar. Kenali waktu yang benar-benar kamu butuhkan, bukan waktu yang seharusnya kamu butuhkan.

7/ Datang atau selesaikan lebih awal
Nggak perlu selalu terburu-buru mengejar waktu. Untuk aktivitas yang penting, targetkan tiba sedikit lebih awal. 

Sepuluh menit ekstra mungkin terlihat sepele, tetapi efeknya lumayan: Kamu punya waktu untuk menarik napas, mengecek barang, dan masuk ke aktivitas berikutnya tanpa mode panik.

Atau, jika deadline tanggal 5, jadikan tanggal 3 atau 4 untuk kamu pribadi. Sehari saja lebih cepat kamu punya waktu ekstra untuk mengecek ulang atau menyempurnakan pekerjaan kamu.

Intinya, hidup santai bukan berarti malas atau nggak punya target. Kadang kita hanya perlu berhenti membuat semua hal harus dilakukan sekarang juga, atau hidup kamu jadi terlambat. (f)
 

Brianna Relisha


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?