Siang itu stasiun kereta Nonsan, kota kecil sekitar dua jam menggunakan kereta dari Seoul, terlihat sepi, tak ada tanda-tanda wisatawan. Berjalan ke luar stasiun terlihat sebuah kios yang berfungsi sebagai pusat informasi untuk turis. Mereka menyediakan brosur tentang Nonshine Sunshine Land.
Di sanalah terdapat Sunshine Studio, yang dibangun untuk pengambilan gambar drama Korea laris yang diputar tahun 2018, Mr Sunshine. Drama yang dibintangi oleh Lee Byung-hun, Kim Tae-ri, Yoo Yeon-seok, Kim Min-jung, dan Byun Yo-han itu mengambil latar belakang masa tepat sebelum Jepang menjajah Korea, akhir 1890 – awal 1900-an. Karena itu di lokasi ini dibangun bangunan-bangunan yang dibuat menyerupai kondisi masa itu, lengkap dengan kereta trem listrik, jembatan lengkung, dan kuburan warga asing.
Setelah syuting selesai bulan September 2018, tempat ini dirapikan kembali sehingga bisa dinikmati pencinta drama Mr. Sunshine. Bangunan paling ikonik di sini adalah Hotel Glory dengan gerbang besinya. Di sini pengunjung kini bisa menikmati kopi seperti dalam drama atau menyaksikan potongan drama yang disajikan pada layar besar dalam ruangan yang dibuat seperti bioskop pribadi. Senapan laras panjang yang digunakan Go Ae-shin dan kotak music milik Choi Eugene juga dipajang di sini.
Di bagian lain ada bangunan yang memamerkan busana, aksesoris, hingga pedang yang dikenakan dalam drama. Beberapa bangunan yang digunakan untuk keperluan drama itu ada juga yang kini dijadikan museum lampu listrik dan galeri seni.
Badan pariwisata Korea Selatan paham sekali potensi wisata dari drama Korea. Ini dimulai dari awal 2000 saat drama Winter Sonata yang melahirkan tempat wisata Pulau Nami, yang kini jadi destinasi wajib saat wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan.
Spot-spot pengambilan adegan seperti di café, sekolah, jembatan, toko buku, jalan, taman, hingga bangunan bersejarah tak luput dari perhatian para penggemar drama Korea. Ini pun tak disia-siakan oleh badan pariwisata setempat yang rajin mempromosikan lokasi tertentu lewat media sosial mereka. Salah satunya adalah sebuah toko dan perpustakaan Seoul Book Bogo di dekat stasiun Jamsillaru. Meski hanya tampil sebentar pada salah satu episode, interior toko dengan koridor di antara rak buku menyerupai lorong, berhasil menarik pengunjung.
Mengingat setiap bulan ada saja drama baru yang diproduksi, artinya akan muncul tempat-tempat yang menarik lain untuk dikunjungi. Lokasi drama Korea apa yang ingin Anda kunjungi? (f)
Baca Juga:
Merasakan Aneka Budaya Tradisional Korea di Jeonju Hanok Village
Serunya Mendaki Gunung-gunung di Korea Selatan
Topic
#travel, #koreaselatan, #koreancorner