Travel
Destinasi Atraktif Pattaya

6 Oct 2015

The Sanctuary of Truth. Bangunan yang terletak di tepi pantai pada Rachvate Cape, Naklua, Pattaya Utara ini sekilas terlihat seperti kuil keagaamaan. Padahal, bangunan setinggi 100 m dan luas 2115 m2 ini merupakan karya seni yang diprakasai oleh jutawan Thailand, almarhum Lek Viriyaphant. Pembuatannya untuk mengingatkan dan melestarikan nilai-nilai spiritual dan budaya kuno. Bangunan ini 100% seluruhnya terbuat dari kayu jati.
Art In Paradise. Ini dia salah satu museum lukisan 3D di Thailand yang wajib dikunjungi. Terdiri dari dua lantai yang luas dengan 9 tema, yaitu Aqua, Safari, Cassic Art, Ayutaya, Thai, Egypt, Surrealism, Dinosaur, serta ilusi optikal. Pengunjung bebas berfoto sambil menyentuh masing-masing lukisan.
Colosseum Show. Tentu, pertunjukkan kabaret para lady boys nggak boleh dilewatkan kalau ke Thailand. Ada beberapa teater kabaret pop, tapi ini yang terbaru. Gedungnya berbentuk Colosseum penonton serta ruang teater setengah lingkaran yang megah (kapasitas 1000 penonton) seperti teater Romawi kuno, penonton jadi leluasa melihat panggung dari segala arah.
Pattaya Floating Market. Dari sekian banyak tempat belanja, jangan lewatkan tempat ini. Tidak hanya bisa berbelanja dari perahu ke perahu, juga kios-kios dari kayu berdiri kokoh di atas sebuah kolam besar.
Kao Chi Can (Buddha Mountain). Kao Chi Can bukan patung Buddha, gambar Buddha yang dipahat dengan laser dan berlapis emas murni pada sebuah tebing bekas pertambangan. Pahatan dengan lebar 70 meter ini dibuat tahun 1996 sebagai peringatan 50 tahun berkuasanya Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.
Mimosa. Aneka bangunan berawarna-warni dengan desain khas Eropa membuat tempat ini sekilas seperti taman hiburan. Sebenarnya, tempat seluas 17 are ini merupakan mal, tapi bukan mal dalam satu gedung tinggi, melainkan deretan toko dan resto individual.
Nong Nooch Village. Tidak lengkap mengunjungi Pattaya tanpa mampir ke sini untuk menyaksikan Thai Cultural & Dance Show.
Silverlake Vineyard. Perkebunan anggur milik aktris senior Thailand, Supansa Nuangphirom, menyuguhkan pemandangan spektakuler yang bisa dinikmati pada tempat yang telah disediakan. Hamparan hijaunya pohon anggur seluas 195 hektar serta angin sepoi-sepoi membuat rileks.
Strawberry Town. Bukan, tempat ini bukan kebun tempat pengunjung dapat memetik stroberi sendiri. Tempat yang berada di perbukitan hijau daerah Rayong, Pattaya ini merupakan tempat bersantai dan bermain. Terdapat beragam bangunan dengan desain bertema internasional seperti Holland Village, Hollywod Hill, Uncle Sam’s Farm. Cantik untuk tempat berfoto.
Suphattra Land. Tidak afdal ke Thailand tanpa mencicipi buah-buah tropis yang manis. Makin seru bila memakan buah yang dipetik langsung dari pohon. Di Suphattra Land, pengunjung dapat berkeliling kebun buah kendaraan khusus—area kebun buah, melihat cara menanam dan memanen 20 jenis, bahkan dapat langsung memetik dan memakan buahnya (tidak boleh dibawa pulang).
Suphattra Land. Di tengah perkebunan seluas 130 hektar ini, terdapat tempat beristirahat yang menyediakan berbagai buah kupas nan berlimpah. Setiap pengunjung diperbolehkan menyantap sepuasnya.
Kota yang berjarak 147 km sebelah tenggara Bangkok ini merupakan salah satu pusat industri wisata pantai pertama di Thailand—mulai berkembang sejak tahun 1960. Belakangan, kota yang berada di Teluk Siam ini lebih tersohor dengan kehidupan malam yang serta industri seksnya.

Padahal, Pattaya punya tempat-tempat-tempat yang menawarkan sejumlah aktivitas menyenangkan pada siang hari. Atas undangan Tourism Authority of Thailand (TAT) beberapa waktu lalu, CC mengunjungi beberapa tempat yang ramah keluarga di Pattaya.
Advertisement

Meiranie Nurtaeni
Foto: Meiranie
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?