Foto: Joe
“Nantinya seluruh profit Travel Sparks akan disalurkan ke Taman Bacaan Pelangi, sebuah organisasi non-profit yang mendirikan perpustakaan anak-anak di daerah-daerah terpencil Indonesia Timur. Tujuannya meningkatkan literasi, kualitas pendidikan, dan perekonomian masyarakat setempat,” ujar Nina saat konferensi pers peluncuran Travel Sparks di resto Palalada, Grand Indonesia, 14 April lalu.
Dalam pengoperasiannya Travel Sparks juga melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat setempat. Menurut Nina, semua yang terlibat dalam perjalanan wisata, mulai dari tourguide, pemilik mobil, kapal, dan lainnya adalah masyarakat setempat. Karena itu, secara tidak langsung masyarakat juga akan terbantu dalam lapangan pekerjaan dan penambahan penghasilan.
Saat ini Travel Sparks baru menjangkau wilayah Timur, khususnya Flores, NTT, termasuk Pulau Komodo, Labuan Bajo, dan sekitarnya. Nina berharap nantinya Travel Sparks dapat berkembang tak hanya di Indonesia timur tapi juga merambah Indonesia bagian lain sehingga dapat memberikan dapmpak yang lebih besar lagi bagi Indonesia.