Konsep kreatif yang diambil Keller dalam merancang koleksi terbaru ini terinspirasi Barbican Center, sebuah landmark terkenal di London. Detail-detail yang cermat dan pemilihan palet warna yang halus berhasil menginterpretasi dinamika Barbican Centre lewat koleksi yang versatile dan effortless.
"Yang spesial dari Uniqlo: C Fall/Winter 2024 ini adalah untuk pertama kalinya koleksi kolaborasi Uniqlo dengan Clare Waight Keller mengeluarkan koleksi pakaian pria, untuk menjawab kebutuhan serta permintaan pelanggan Uniqlo yang sudah lama dinantikan," jelas Evy Setiawan, Senior Marketing Manager Uniqlo Indonesia, pada talk show ringan di acara peluncuran di Indonesia.
Beberapa item andalan koleksi ini, antara lain Rok Panjang Lipit, dalaman HeatTech Ekstra Hangat yang kini hadir dengan 9% campuran kasmir, serta padanan set-up yang mudah dikombinasikan, seperti Jaket Oversize dengan Celana Lebar Lipit dengan motif senada sebagai paduan semi formal, atau Sweat Pullover Hoodie dengan Celana Fit Lebar.
"Koleksi ini saya suka karena modern dan sophisticated. Saya suka juga cutting-nya," kata Maudy. Maudy bercerita kalau dia tidak pernah mengatur gaya Jesse, "Karena Jesse punya gaya personalnya sendiri." Ternyata, Jesse suka bergaya cool!
Clare Waight Keller tak hanya jadi kolaborator Uniqlo; ia kini juga menjadi Creative Director Uniqlo. Sambil terus menggawangi koleksi Uniqlo: C, mulai musim ini Claire akan bertanggung jawab dalam memberi arahan perancangan koleksi core Uniqlo ke depannya, terutama untuk pakaian pria dan wanita.
Baca juga:
UT KAWS + Warhol, Kolaborasi Debut 2 Sosok Ikonik Seni Kontemporer
Inspirasi Gaya Uniqlo dalam Timeless Tones, Hangat Tak Selalu Tebal
Inspirasi Gaya Liburan Seru, Nomor 2 Bisa OOTD Sekeluarga
Zornia Harisantoso