Shopping List
5 Panduan Gaya Musim Ini dengan UNIQLO : C

28 Sep 2026

Koleksi terbaru Uniqlo : C bisa dipakai di iklim tropis juga. Foto: Dok. Uniqlo


Pergi winter holiday atau cuma harus bertahan di ruangan ber-AC ala kutub seharian ternyata punya solusi gaya beda tipis.

Formula berlapis bisa menjadi solusi, tetapi kuncian gayanya bukan menumpuk pakaian sebanyak mungkin, melainkan memilih lapisan demi lapisan. 

Koleksi UNIQLO : C Fall/Winter 2026 menawarkan cara yang lebih stylish untuk bermain dengan layering, tekstur, dan warna tanpa membuat penampilan terasa berlebihan.

Mengusung tema Precision of Softness, koleksi rancangan Clare Waight Keller ini memadukan denim, wol, kasmir, dan korduroi dalam siluet leluasa, dengan tampilan kasual, fleksibel, tetapi tetap terlihat polished. 

Berikut lima panduan gaya yang bisa kamu coba.

1/ Jadikan kasmir lapisan utama
Cashmere atau kasmir jadi salah satu sorotan koleksi kali ini, hadir dengan tekstur fluffy dan permukaan berbulu panjang. Pilih V-neck knit, kardigan berkerah bulat, atau rompi turtleneck untuk membangun outfit berlapis. 

Untuk winter holiday, padukan dengan bawahan yang lebih clean, serta outer. Sementara untuk ruangan ber-AC, cukup gunakan atasan bahan ajut sebagai lapisan di atas atasan ringan agar mudah dilepas ketika suhu berubah.

2/ Korduroi itu seru untuk tampilan sehari-hari
Korduroi sering diasosiasikan dengan material yang cukup tebal dan kaku. Namun, Uniqlo : C memiliki celana korduroi bervolume dalam material yang dikembangkan dengan karakter lebih ringan dan luwes. Siluetnya pun dibuat lebih mengalir dan modern. 

Triknya, biarkan celana menjadi statement lalu padukan dengan atasan lebih sederhana. Hasilnya tetap terlihat fashion-forward tanpa terasa terlalu “winter.”

Advertisement
Bedakan antara layering atau melapis demi lapis dengan menumpuk. Foto: Dok. Uniqlo

3/ Layering, bukan menumpuk
Layering menjadi salah satu kunci koleksi ini. Siluet yang lebih longgar memungkinkan beberapa item dipadukan tanpa bikin outfit kehilangan fleksibilitas. 

Untuk liburan musim dingin, misalnya, kamu bisa mulai dengan mengenakan inner ringan, tambahkan atasan rajut atau knit, lalu outer sebagai lapisan terakhir. 

Sementara untuk aktivitas sehari-hari di tempat ber-AC, gunakan versi lebih tipis sehingga mudah disesuaikan dengan temperatur sekitar kita.

4/ Tambahkan warna
Tidak harus serba hitam, abu-abu, atau cokelat saat musim dingin. Uniqlo : C Fall/Winter 2026 memang menggunakan Bordeaux, cokelat, dan Charcoal sebagai warna dasar, tetapi koleksi ini juga menghadirkan Lemon Yellow, Blush Pink, dan hijau sebagai aksen. 

Cara paling mudah mencobanya adalah menjadikan satu warna cerah sebagai focal point. Misalnya, atasan bahan rajut warna Lemon Yellow dengan bawahan bernuansa netral. Lebih aman untuk daily wear, tetapi outfit tetap punya karakter.

Main warna dan tekstur untuk total look. Foto: Dok. Uniqlo

5/ Pilih satu aksen, biarkan sisanya mengalun tenang
Koleksi ini banyak bermain dengan tekstur dan material, sehingga tidak semua elemen perlu dipakai sekaligus. Cashmere fluffy, korduroi, denim, dan wol sudah memiliki karakter masing-masing. 

Kalau memilih outfit bahan rajut bertekstur sebagai pusat perhatian, pasangkan dengan bawahan berpotongan clean. Sebaliknya, jika mengenakan celana korduroi bervolume, atasan bersiluet simpel bisa menjaga proporsi tetap seimbang.

Dengan lima panduan gaya ini, pakaian musim dingin bisa tetap terasa effortless—bahkan untuk dipakai menghadapi AC kantor atau mall.

Koleksi Uniqlo : C Fall/Winter 2026 tersedia di sejumlah toko Uniqlo di Indonesia dan secara online melalui Uniqlo.com. (f)


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?