Sex & Relationship
Didesak Menikah

25 Mar 2016


Saya (27) sulung dari lima bersaudara. Dua adik laki-laki saya sudah menikah. Orang tua sangat takut saya jauh jodoh. Mereka menjodohkan saya beberapa kali dengan anak teman mereka. Sebenarnya saya sudah punya pacar. Tapi, karena hubungan kami masih baru, kami belum membicarakan pernikahan. Bagaimana cara menjaga perasaan orang tua yang terus mendesak? (L)
 
Saran Irma Makarim
Keputusan untuk menikah adalah salah satu keputusan terpenting dalam hidup Anda. Ini bukan sekadar merayakan sebuah pesta, tetapi Anda akan menjalani tahapan hidup yang berbeda. Keputusan ini harus diambil dengan alasan yang benar, bukan karena alasan dikejar usia atau saudara dan teman sudah lebih dulu menikah, bahkan desakan keluarga dan orang tua. Anda dan pasangan yang akan menjalani tahapan kehidupan baru ini. Oleh karena itu, buatlah pertimbangan yang matang serta kesiapan dari kedua pihak. Jangan biarkan desakan lingkungan memengaruhi Anda.

Advertisement
Memang tidak mudah menghadapi desakan sosial, terutama dari orang tua. Coba ajak beliau berbicara dan terangkan dengan jelas mengenai rencana hidup Anda. Ungkapkan  bahwa Anda sedang membina sebuah hubungan dan tidak mau gegabah mengambil keputusan untuk melangkah lebih jauh. Mintalah dukungan beliau untuk memberikan waktu karena Anda sedang mempersiapkan diri sesuai dengan kebutuhan Anda.
 
Saran Monty Satiadarma
Lingkungan menuntut, tetapi Anda yang harus menyiapkan diri sendiri untuk masa depan. Ketidaksiapan dalam menjalani pernikahan dapat membuat kerentanan hubungan emosional dalam membina jembatan komunikasi antarpasangan. Kalau Anda membutuhkan waktu lebih banyak dari orang lain, itu adalah hak Anda, tidak bisa disamaratakan dengan individu lainnnya. Oleh karena itu, Anda harus membuat keputusan sesuai kesiapan Anda, bukan atas kesiapan orang lain.

Anda tak harus membuat keputusan atas desakan orang lain. Penting diingat, keputusan Anda adalah tanggung jawab Anda. Orang lain  pada hakikatnya  hanya memberi dorongan dan harapan. Mereka tidak bersedia mengemban keputusan yang Anda tempuh. Hal yang harus Anda sampaikan kepada orang tua adalah sikap dan tanggung jawab Anda. Sampaikan bahwa kelak kehidupan yang harus dijalani adalah kehidupan Anda dan tanggung jawab Anda sendiri. Anda tak ingin risiko yang belum Anda antisipasi ditempuh dengan gegabah, terburu-buru, karena ini menyangkut kelangsungan kehidupan rumah tangga.(f)
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?