Saya (31) merasa cukup sulit menemukan pria idaman yang juga lajang. Makanya, saat mendapatkan kekasih (30) saat ini, saya bahagia. Apalagi dia juga merasa cocok dan ingin melanjutkan ke jenjang serius. Tapi, kami beda keyakinan. Apakah saya harus mempertahankan ini?
Anggi - Bintaro
Saran Irma Makarim
Menemukan jalan tengah untuk menemukan kecocokan adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah hubungan kasih. Dengan kecocokan, hubungan Anda dengan pasangan akan terasa lebih indah dan menyenangkan. Tetapi, jika berhubungan dengan perbedaan keyakinan, tentu perlu dipikirkan lebih jauh untuk mengurangi risiko konflik di kehidupan pernikahan Anda berdua.
Setiap orang memiliki pandangan hidup yang unik tentang keyakinan. Tidak ada yang salah dan benar. Mereka yang menjalankan keyakinan sebagai kebutuhan pribadi dan menekankan pada spiritual, biasanya memiliki pandangan lebih terbuka untuk menerima perbedaan keyakinan. Ada juga yang menjalankan keyakinan sebagai identitas, sehingga tidak terlalu mudah untuk menerima perbedaan keyakinan.
Cara pandang Anda berdua akan menentukan kelanjutan dan keharmonisan hubungan. Jika bisa menemukan jalan tengah dan merasa nyaman dengan keadaan ini, mungkin Anda berdua cukup siap untuk melangkah lebih serius. Untuk itu, ajak pasangan dan keluarga untuk membicarakan hal ini. Kenali caranya melihat perbedaan secara jujur dan tidak saling memaksakan.
Saran Monty Satiadarma
Kecocokan antar pribadi adalah faktor penting dalam sebuah hubungan. Keyakinan yang dijalankan masing-masing pribadi merupakan salah satu elemen di dalamnya. Meski begitu, tidak sedikit pasangan yang menjalankan keyakinan yang sama dan tetap tidak mampu menjaga keutuhan hubungan mereka.
Pada saat yang sama, tidak sedikit pula pasangan yang berbeda keyakinan. Namun, akhirnya bisa menemukan jalan tengah untuk menghadapi masalah-masalah yang timbul karena perbedaan itu. Ketika ada suatu hal yang memicu ketidakselarasan dalam kecocokan antar pribadi, maka harus segera diupayakan untuk menemukan solusi. (f)