Penulis Erwin Arnada boleh berbangga hati dengan hadirnya film adaptasi dari novel larisnya yang berjudul sama. Isinya berkisah tentang persahabatan antara Samihi, bocah muslim, dengan Wayan Manik yang bergama Hindu. Kedua bocah ini tumbuh bersama di kampung halaman mereka, Singaraja, Bali. Namun, di balik keceriaan mereka, masing-masing memendam duka yang mendalam.