Foto: Fotosearch
Julia - Medan
Saran Irma Makarim
Tentu bukan karena Anda pelit. Tetapi, kondisi ini bisa juga tercipta karena Anda selama ini juga membiarkan kekasih untuk bersikap demikian. Tiap orang memang punya sifat dan kebiasaan berbeda, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Biasanya, di awal kencan, beberapa masih menyembunyikan atau mencoba mengendalikan kekurangannya. Setelah cukup dekat, mereka berani tampil terbuka apa adanya.
Berbeda dengan kekasih Anda, tanpa rasa sungkan ia menunjukkan kebiasaan aslinya. Sebenarnya, ini baik untuk Anda karena bisa mengenal perilakunya lebih cepat. Kalau ini berjalan terus dan Anda melihat tidak ada perubahan, apalagi bila Anda melihat kecenderungan dari kekasih untuk memanfaatkan kebaikan Anda, maka sebaiknya Anda ungkapkan perasaan dengan lebih terbuka.
Baca juga: Kekasih Hobi Telat, Harus Bagaimana?
Saran Monty Satiadarma
Sebaiknya Anda berhati-hati dengan sikap pacar yang seperti itu. Sebab, mungkin saja ia memanfaatkan dukungan finansial Anda untuk hidupnya. Tidak hanya saat ini, tetapi untuk waktu yang lebih panjang. Dari paparan Anda, terkesan ia enggan mengeluarkan dana untuk kegiatan kebersamaan dan cenderung memanfaatkan Anda untuk dapat menikmati aktivitas menyenangkan.
Jangan terlalu terbuai oleh jerat emosional, walau aspek emosi amat berperan dalam pacaran. Masa pacaran adalah masa untuk mengenal diri pasangan satu sama lain. Jika ada hal-hal yang terasa mengganjal, sebaiknya dibicarakan secara terbuka. Kebersamaan harus dinikmati bersama, bukan sepihak. Oleh karena itu, sebaiknya dibicarakan dulu siapa yang akan mendanai kegiatan bersama.
Perlu juga untuk mengenal kesediaan calon pasangan dalam berpartisipasi. Langkah ini memang tidak menjamin sikapnya lebih lanjut, tapi setidaknya dapat memberikan gambaran tentang kesediaan individu dalam berbagi. Jika ia terlalu menggantungkan diri, kemungkinan kelak ia akan bersikap terlalu menuntut, sementara ia sendiri enggan bertindak memenuhi harapan Anda. Akibatnya, pola hubungan Anda dengannya menjadi tidak seimbang. (f)