Sex & Relationship
Cara Menyikapi Kekasih Pelit

3 Jul 2016


Foto: Fotosearch
Selama 6 bulan berpacaran, saya yang lebih sering membayari kegiatan kami, misalnya makan atau nonton di bioskop. Bukannya saya pelit, tapi bukankah lebih adil kalau kita membagi dua pembayaran agar tidak ada pihak yang merasa terbebani. Bagaimana cara menyampaikan perasaan saya tanpa menyinggung perasaan kekasih?
 
Julia - Medan
 
Saran Irma Makarim
Tentu bukan karena Anda pelit. Tetapi, kondisi ini bisa juga tercipta karena Anda selama ini juga membiarkan kekasih untuk bersikap demikian. Tiap orang memang  punya sifat dan kebiasaan  berbeda, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Biasanya, di awal kencan, beberapa masih menyembunyikan atau mencoba mengendalikan kekurangannya. Setelah cukup dekat, mereka berani tampil terbuka apa adanya.
Berbeda dengan kekasih Anda, tanpa rasa sungkan ia menunjukkan kebiasaan aslinya. Sebenarnya, ini baik untuk Anda karena bisa mengenal perilakunya lebih cepat. Kalau ini berjalan terus dan Anda melihat tidak ada perubahan, apalagi bila Anda melihat kecenderungan dari kekasih untuk memanfaatkan kebaikan Anda, maka sebaiknya Anda ungkapkan perasaan dengan lebih terbuka.
Advertisement
Banyak cara untuk memperlihatkan keinginan Anda, tanpa memojokkannya. Anda bisa mengungkapkan kepadanya bahwa Anda sesekali ingin juga ditraktir makan atau menonton oleh kekasih. Bila kekasih masih tetap memperlihatkan keengganannya untuk berpartisipasi, ini memperlihatkan bahwa ia memang berniat menumpang atau memanfaatkan Anda. Kini Anda perlu memikirkan lebih lanjut, apakah Anda bersedia diperlakukan seperti ini? Pilihan ada di tangan Anda.
 
Baca juga: Kekasih Hobi Telat, Harus Bagaimana?

Saran Monty Satiadarma
Sebaiknya Anda berhati-hati dengan sikap pacar yang seperti itu. Sebab, mungkin saja ia memanfaatkan dukungan finansial Anda untuk hidupnya. Tidak hanya saat ini, tetapi untuk waktu yang lebih panjang. Dari paparan Anda, terkesan ia enggan mengeluarkan dana untuk kegiatan kebersamaan dan cenderung memanfaatkan Anda untuk dapat menikmati aktivitas menyenangkan.
Jangan terlalu terbuai oleh jerat emosional, walau aspek emosi amat berperan dalam pacaran. Masa pacaran adalah masa untuk mengenal diri pasangan satu sama lain. Jika ada hal-hal yang terasa mengganjal, sebaiknya dibicarakan secara terbuka. Kebersamaan harus dinikmati bersama, bukan sepihak. Oleh karena itu, sebaiknya dibicarakan dulu siapa yang akan mendanai kegiatan bersama.
Perlu juga untuk mengenal kesediaan calon pasangan dalam berpartisipasi. Langkah ini memang tidak menjamin sikapnya lebih lanjut, tapi setidaknya dapat memberikan gambaran tentang kesediaan individu dalam berbagi. Jika ia terlalu menggantungkan diri, kemungkinan kelak ia akan bersikap terlalu menuntut, sementara ia sendiri enggan bertindak memenuhi harapan Anda. Akibatnya, pola hubungan Anda dengannya menjadi tidak seimbang. (f)
 



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?