“Bisa dibilang kami beruntung. Kebetulan kami memiliki teman di Jepang. Dia bukan musisi, tapi seseorang yang bekerja untuk bidang musik. Dia menawarkan kami untuk berpartisipasi di Summer Sonic. Nggak pakai pikir panjang langsung, deh, kita iyakan. Prosesnya cepat setelah kami kirim proposal, akhirnya disetujui,” cerita Tria di kantor Sony Music, Jakarta.
“Kami akan main sekitar 30 menit, mungkin 6-8 lagu. Nggak ada persiapan khusus, kami hanya ingin tampil perfect, kalau bisa 99 persen. Jadi persiapannya lebih ke fisik dan latihan lagu saja. Kalau penampilan seperti biasa aja agar identitas The Changcuters juga menonjol.
“Nanti kami hanya akan memainkan hits dari album pertama sampai terakhir. Masalahnya kami menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sana. Otomatis kami membawa nama negara dan juga musisi Indonesia. Jangan sampai malu-maluin,” ujar Tria.
Nggak sekadar manggung The Changcuters juga punya misi lain di acara ini. Yap, mereka punya misi memperkenalkan Indonesia ke pengunjung festival.
FYI, acara musik Summer Sonic menampilkan banyak musisi dunia, mulai dari Ariana Grandde, Clean Bandit, Mew, Modestep, sampai Pharrell Williams. Indonesia boleh bangga, nih, berkat The Changcuters.