Berawal dari sering ngumpul dan nongkrong bareng, mereka pun sepakat untuk serius menggarap proyek bersama ini yang kemudian diberi nama laleilmanino. FYI, proyek ini sudah berjalan sejak tahun 2013.
“Saya dan Ilman termasuk anggota Maliq yang paling muda. Selera musik kami hampir sama. Lalu, bertemu Nino yang usianya nggak jauh beda. Kami makin nyambung, deh, soal musik,” cerita gitaris yang memiliki nama lengkap Arya Aditya Ramadhya.
Lucunya, Lale-Ilman-Nino menolak tampil bertiga di satu panggung. Alasannya, mereka nggak mau orang lain jadi salah persepsi. “Kami sangat nyaman dengan formasi ini, tapi tidak untuk di depan panggung. Kami lebih suka bekerja di belakang panggung. Proyek ini bersifat hanya membantu musisi untuk menyediakan musik sesuai keinginan mereka,” tutup Lale.