Celebrity
Hamish Daud Terima Tantangan di Proyek Terbaru

4 Dec 2014

Wajahnya mungkin sudah akrab Anda lihat sebagai host My Trip My Adventure. Namun, arsitek berdarah Australia-Indonesia ini semakin banyak dibicarakan sejak terpilih untuk memerankan karakter Dimas di film Supernova: Ksatria, Putri, & Bintang Jatuh. Simak, nih, hasil obrolan CC dengan Hamish terkait film terbarunya itu.

Lagi-lagi bermain film yang diangkat dari novel Dewi Lestari, nih?
Sebelumnya saya memang sempat bermain sebagai Raga di film omnibus Recto Verso. Bukan berarti saya memang sengaja bermain di film yang diangkat dari buku Dewi Lestari saja. Ini semua kebetulan, tapi jujur, saya menyukai karya-karya Dewi.

Awalnya gimana bisa bergabung di film ini?
Manajer saya ingin mengenalkan saya pada Sunil Soraya. Ternyata langsung diajak untuk casting film ini. Nggak direncanakan sama sekali dan saya pun nggak tahu cerita Supernova seperti apa. Setelah itu, ternyata saya lolos casting dan diajak untuk berperan sebagai Dimas.

Gimana reaksi Anda setelah membaca novelnya?
Saya semakin tertarik untuk bergabung di proyek ini. Cara Dewi Lestari membuat cerita ini keren banget. Awalnya saya sempat bingung ketika membaca dua bab pertama buku ini. Tapi setelah itu, saya langsung jatuh cinta pada ceritanya.

Kesulitan memerankan tokoh Dimas?
Peran ini 180 derajat berbeda banget sama karakter saya. Awalnya, saya kaku dan butuh waktu lama untuk bisa paham karakter ini. Saya sampai disuruh pulang untuk research dan mempelajari karakter Dimas ini.
Advertisement

Tantangan lainnya?
Saya harus membangun chemistry dengan Arifin Putra yang jadi pasangan saya di film itu. Saya yang belum terlalu lama mengenal Arifin harus berperan seolah-olah sudah dekat 10 tahun. Perlu usaha ekstra agar bisa tampil natural seolah-olah sudah memahami kebiasaan dan cara berpikir satu sama lain.

Ada cara khusus membangun chemistry?
Saya membahas berdua dengan Arifin tentang karakter Dimas dan Reuben. Di luar syuting, kami tetap saling memanggil nama sesuai peran, bukan lagi sebagai Hamish dan Arifin. Kami juga sering hangout bareng agar lebih akrab dan nggak canggung.

Menurut Anda, kenapa orang harus menonton Supernova?
Film ini komplet banget. Ada banyak adegan yang mungkin pernah kita alami sendiri. Cara Dewi Lestari menciptakan sebuah situasi sangat cantik. Lokasi syuting dan para pemain pun sudah dipikirkan matang-matang oleh pihak Soraya Films.

Ingin tahu tipe wanita idaman sekaligus pengalaman patah hati Hamish? Baca Cita Cinta No. 25 yang edar 12 Desember 2014, ya....





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?