Kodaline
Band asal Irlandia ini nggak bisa dibilang band baru. Mereka yang saat itu menamakan dirinya 21 Demands telah merilis single 7 tahun lalu, berjudul Give Me a Minute. Bakat besar mereka tercium di sini karena secara mengejutkan, lagu ini menjadi nomor satu di chart Irlandia.
Vokalisnya, Steve Garrigan memang memiliki suara yang khas, falcetto dan sangat meresapi tiap lirik yang menyentuh. “Saat drop out dari kampus, saya tidak tahu mau melakukan apa. Setiap hari saya ke rumah Mark (gitaris) dan menulis lagu. Kebetulan kami berdua lagi patah hati. Lahirlah lagu High Hopes yang kini jadi lagu ke-4 dalam album In a Perfect World.”
Kocaknya, lagu bagus itu tidak cukup untuk Steve meyakinkan ayahnya. Saat dia memainkan lagu tersebut di depan ayahnya, komentar sang ayah singkat, “Bagus, jadi kamu mau kuliah besok?”
Steve tentu saja nggak menyerah pada keinginan ayahnya dan lahirlah album pertama band ini tahun lalu. Sejak itu, Kodaline diundang nyanyi di setiap bar hip di Irlandia. Cewek-cewek rebutan minta foto bareng setiap mereka usai manggung. Inilah kunci awal ketenaran sebuah band. Pertama dapat cewek, lalu dapat diputar di radio, dan dapat banyak uang.
Ketenaran Steve, Mark, Jason, Vincent, dan Connor pun makin bertambah dengan keluarnya film yang diambil dari novel laris The Fault in Our Stars. Bisa dipastikan semua penggemar novel dan filmnya mendengar lagu keren dari Kodaline, All I Want. Termasuk CC yang jatuh cinta pada lagu romantis ini.
Foster the People
Cukup satu lagu bagus untuk mengangkat ketenaran sebuah band, dan Foster the People punya Pumped Up Kicks. Ini adalah lagu pertama band ini yang ditulis oleh sang vokalis, Mark Foster. Sejak dirilis secara online dan bisa diunduh gratis, lagu berlirik penembakan oleh anak muda ini menjadi hits dimana-mana.
Saat itu, orang-orang mulai meminta band ini untuk membuat album. Saat album pertama mereka, Torches diluncurkan, Pumped Up Kicks diputar di semua radio beken.
“Kami diundang bernyanyi di klub besar dan kami sangat tegang kalau-kalau nggak ada yang nonton. Kami lalu mengundang orang-orang yang sudah mengunduh Pumped Up Kicks untuk datang.”
Kekhawatiran mereka memudar seketika melihat penampilan mereka dibanjiri penonton. Lagu Pumped Up Kicks bahkan masuk dalam nominasi Grammy, begitu juga album Torches.
“Saya menghabiskan 6 tahun untuk mencari tahu bagaimana membuat lagu bernuansa elektronik yang berat. Saya banyak belajar dari membuat jingle iklan,” ujar Mark.
Tahun ini, Mark Foster bersama bandnya, Mark Pontius dan Cubbie Fink merilis album kedua, Supermodel. Penampilan Mark sebagai frontman sangat membius penonton yang membanjiri konser mereka.
“Sangat singkat jedanya antara kami bernyanyi di depan 10 orang dan ribuan orang. Kami harus belajar tetap rendah hati dan bekerja keras membuat lagu bagus,” ujar Mark tentang kesuksesan bandnya saat ini.
American Authors
Empat orang cowok yang bertemu di Berklee College of Music di Boston memutuskan untuk membuat band The Blue Pages. Setelah membuat dua lagu, mereka lalu pindah ke Brooklyn, New York. Lingkungan baru membuat mereka berpikir itu adalah kesempatan untuk memulai lagi. Mereka lalu bergganti nama menjadi American Authors dan melempar single Believers yang mendapat apresiasi dari radio yang memutar musik rock alternatif.
Lagu kedua nggak kalah seru. Best Day of My Life memiliki nada-nada happy dan catchy. Lowe memakainya untuk iklan mereka di Amerika, Hyundai memakai untuk iklan mereka di Inggris, dan saat diputar di ESPN membuka pertandingan poker, lagu ini sudah terkenal dimana-mana.
“Awalnya kami malah ragu dengan lagu itu”, ujar band yang beranggotakan Zac, James, Daven dan Matt ini. “Seperti begitu banyak lagu dimasukkan dalam satu lagu. Tapi teman kami mendengar dan menyukainya, lalu lagu itu pun muncul dalam iklan,” ujar Zac Barnett, sang vokalis.
Meski awalnya terkenal lewat iklan, Zac Cs. nggak kecil hati, justru mereka bersyukur.
“Kami bisa dikenal di tempat yang jauh dari rumah, dan ini adalah awal yang tepat untuk membuat fan base yang kuat dan besar”, ujar Zac. (CESY YULIA – FOTO: ISTIMEWA)