Health & Diet
Waspada Air Liur Hewan Liar!

1 Oct 2012

Hati-hati kalau kita kontak langsung dengan hewan liar berdarah panas seperti anjing, kucing, kera sampai kelelawar. Mereka berpotensi menularkan rabies. Selama ini orang beranggapan gigitan anjing yang menularkan rabies. Padahal sebenarnya orang terinfeksi rabies karena luka bekas gigitannya terkenal saliva (air liur) hewan positif rabies.
   Kalau anjing atau kucing di rumah kita jadi penakut atau malah galak, air liurnya meleleh, nafsu makan mendadak hilang, serta kejang-kejang disusul kelumpuhan, bisa jadi mereka terinfeksi rabies.
Advertisement
   Dari awal terinfeksi, gejala rabies pada hewan timbul kurang lebih dalam waktu 2 minggu. Sedangkan pada manusia agak lama, sampai 1 tahun.
   Sebaiknya  lakukan vaksinasi rabies sejak hewan peliharaan kita berumur 2 bulan. Kalau kita pernah digigit, dan setelah itu nafsu makan hilang, demam tinggi, mual atau muntah, langsung periksakan ke dokter. Apalagi kalau di tempat bekas gigitan sampai terasa nyeri dan badan menjadi kejang. CC



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?