Banyak yang mengira terapi ini menggunakan ikan piranha si pemakan daging. Salah besar, tuh, terapi dari Timur Tengah ini memanfaatkan ikan kecil bernama Garra Furra atau Garantuka. Ikan agresif ini gemar mengonsumsi kulit mati sehingga dapat memperhalus serta merangsang pertumbuhan kulit baru.
Terapi ini juga bisa menyembuhkan penyakit kulit, mengurangi gatal dan menghilangkan bekas luka. Nilai plus lainnya adalah merangsang titik akupuntur dan melancarkan sirkulasi darah.
Maksimal waktu terapi cukup setengah jam. Tujuannya menghindari kulit jadi lunak karena terlalu lama berendam air. Untuk memperoleh hasil maksimal, lakukan terapi secara teratur dua sampai tiga kali seminggu selama tiga bulan. Namun, terapi tidak disarankan untuk pengidap diabetes, karena luka akibat gigitan ikan sulit disembuhkan.
Lumba-lumba Sahabat Manusia
Selain mengerahkan kapal di laut, ternyata lumba-lumba bisa membantu para penderita autis dan mereka yang berkebutuhan khusus. Kegemarannya bermain, membuat hewan berwajah imut ini gampang akrab dengan manusia. Makanya stimulasi yang dilakukan lumba-lumba pun bisa bekerja lebih efektif pada panca indera manusia.
Ketika berinteraksi, hewan cerdas ini mengeluarkan gelombang suara yang membentuk keseimbangan otak
Saat terapi, selain mengeluarkan gelombang suara, si lumba-lumba akan melakukan totokan, gigitan lembut, dan kibasan tubuh. Uniknya, bagian tubuh yang dituju berbeda-beda, seolah-olah si lumba-lumba tahu di mana letak syaraf penderita yang terganggu. Benar-benar cerdas, ya...
Lintah Sakti
Dikenal sebagai pengisap darah, lintah ternyata ampuh mengatasi tubuh pegal, diabetes, nyeri, migrain, saraf terjepit, sinusitis, cidera otot, darah kotor, jantung koroner, gagal jantung, serta kebocoran jantung.
Terapi ini dilakukan dengan menempelkan dua lintah jenis medicinalis, yang berasal dari Aceh, maksimal selama satu jam. Saat menempel, lintah akan mengeluarkan lendir yang meregenerasi saraf serta mengeluarkan darah kotor.
Jika ingin menyembuhkan migrain, kita kudu mengikuti minimal empat kali terapi. Untuk penderita jantung, 16 kali terapi bakal memberikan hasil maksimal. CC