Endometriosis bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh bahkan sampai ke otak dan paru-paru, penderita yang mengidap endometriosis dapat mengalami pengempisan paru-paru dan mengalami kejang setiap kali haid,” ujar Professor Ali.
Beginilah beberapa fakta yang perlu diketahui soal Endometriosis.
Gejala utama endometriosis adalah nyeri
Menurut Professor Ali, jika puncak nyeri terjadi di hari pertama dan hari kedua haid, maka kemungkinan adanya endometriosis sebesar 90%. Apalagi, jika darah yang keluar cukup banyak. Nyeri ini terjadi karena ketika haid, dinding perut ikut berdarah. Endometriosis yang parah juga dapat menyebabkan pingsan, BAB berdarah, air mata berdarah, bahkan muntah darah. Itu artinya endometriosis sudah melekat di otak, usus, mata, dan paru-paru.
Jangan anggap enteng
Polusi bisa sebabkan endometriosis
Di Belgia, banyak wanita yang mengalami endometriosis karena mengonsumsi susu dari sapi. Sapi tersebut diindikasi memakan rumput yang terinfeksi dioksin yang terbentuk dari polusi pabrik. Selain itu, dr.H.Andon Hestiantoro, SpOG (K) juga mengatakan, melalui riset yang pernah dilakukan, wanita yang berada dekat dengan polusi, resiko terkena endometriosisnya sangat besar. Salah satu contohnya adalah polisi wanita.
Pil KB hanya bantu kurangi resiko endometriosis
Menurut penelitian terdahulu, pil KB dan bobot tubuh yang rendah memperkecil resiko untuk terkena endometriosis. Suntik KB tiga bulanan dapat mengurangi hormon esterogen yang menjadi pemicu endometriosis. Tapi, suntik KB hanya akan menghambat perkembangan endometriosis sementara. Endometriosis bisa menciptakan esterogen, karena itu menidurkan indung telur dengan pil KB tidak akan memberikan pengaruh yang besar.
Jika dibiarkan dapat menjadi kista
Endometriosis memiliki empat stadium. Di stadium pertama, darah haid yang tidak keluar hanya akan membentuk bercak di dinding luar rahim. Stadium selanjutnya, bercak akan menumpuk dan menjadi kista di satu indung dengan diameter kurang dari 4cm. Stadium ketiga, kista akan menyerang kedua indung telur dan mulai terjadi pelekatan. Stadium terakhir, endometriosis akan melekat di organ tubuh dan menyebar. (CLA/FOTO:FOTOSEARCH)