Nah, untuk menjawab berbagai pertanyaan kita tentang serba-serbi pakaian dalam, simak penjelasan dr. Sofani Munzila, SpOG. Dijamin kita bakal mikir dua kali, deh, saat malas mengganti panties….
Q: Apa yang terjadi jika kita memakai panties yang terlalu ketat?
A: Pada dasarnya, hal tersebut bisa membuat kondisi vagina menjadi lembap. Nah, akibatnya akan timbul infeksi dan peradangan pada vulva seperti jamur, kuman, dan bakteri. Untuk menghindarinya, gunakan panties yang terbuat dari katun, dengan ukuran yang pas (tidak ketat, juga tidak longgar), dan bersih.
Q: Benarkah saat tidur sebaiknya kita melepas pakaian dalam?
A: Berdasarkan beberapa penelitian, dikatakan bahwa dengan nggak memakai pakaian dalam saat tidur dapat mengurangi risiko infeksi jamur pada vulva. Nggak hanya itu, sirkulasi darah menjadi lebih lancar, elastisitas tubuh lebih lentur dan kulit bisa bernapas dengan baik sehingga tidur jadi lebih nyenyak.
Q: Apa efeknya jika kita malas mengganti panties secara rutin?
Q: Apa efeknya jika kita memakai bra terlalu ketat dengan tali yang tipis?
A: Bahu, punggung dan tengkuk akan terasa sakit karena tertekan dalam waktu lama. Selain itu, tali yang tipis juga bisa membuat payudara nggak tersangga dengan baik, juga membuat kulit lecet dan iritasi jika dibiarkan terus menerus.
Bra yang terlalu ketat juga dapat menimbulkan sesak napas, sakit kepala, serta nyeri sekitar tengkuk dan punggung. Sebaiknya pilih bra bertali lebar dengan lingkar badan yang sesuai, cup yang menutupi seluruh bagian payudara.
Q: Bolehkah memakai bra berulang kali tanpa dicuci?
A: Idealnya, pakaian dalam yang baik adalah yang bersih dan bebas dari keringat. Sebaiknya, sih, nggak menggunakan pakaian dalam berulang kali—apalagi jika sebelumnya kita mengeluarkan cukup banyak keringat. Rawat kualitas bra dan panties dengan mencucinya memakai tangan, dan nggak perlu disetrika agar bahan nggak melar. (PG/FOTOSEARCH)