Health & Diet
Dok, Saya Mau Tanya…

20 Apr 2012

Saat berhadapan dengan ginekolog, kita wajib menyingkirkan rasa malu dan risih. Memang tugas mereka, kok, buat menjawab pertanyaan seputar seks dan organ reproduksi kita. Lagi pula, nih, malu bertanya cuma bikin kita sesat di jalan—dan pastinya makin penasaran, he he.
   
Biar pikiran lebih terbuka, CC punya lima pertanyaan (yang mungkin segan Anda tanyakan) untuk dijawab oleh Dr. Stella Yapari, SpOG. Semoga nggak penasaran lagi, ya.

Pelumas Alami
Q: Kenapa cairan lubrikan yang keluar dari vagina bisa berbau nggak enak? Normalnya seberapa banyak jumlah ‘pelumas alami’ tersebut?     
Riana

A: Jumlah lubrikan yang keluar tentunya berbeda pada tiap individu. Jadi, patokan seberapa banyak normalnya susah ditentukan. Jika ingin mengukur, gunakan jumlah rata-rata dari tiap lubrikan yang keluar saat Anda berhubungan seks.

Lubrikan memang memiliki bau yang khas—saya tidak menggunakan istilah tidak enak karena hal tersebut sangatlah subjektif. Bau tersebut timbul akibat lubrikan vagina memiliki ‘suasana’ asam untuk menjaga rahim dari bakteri patogen.

Advertisement
Sebaiknya, sih, Anda lebih menaruh perhatian pada warna dari lubrikan yang keluar. Bila terjadi infeksi pada vagina, salah satu tandanya adalah terjadi perubahan warna karena normalnya terlihat jernih.

Oh, Orgasme…
Q: Kenapa saya susah orgasme? Padahal saya selalu bersemangat saat bercinta. Anehkah bila akhirnya saya memuaskan diri dengan melakukan masturbasi?   
Indri

A: Perempuan memang lebih sulit orgasme dibandingkan laki-laki. Kadang dibutuhkan gabungan dari faktor psikis dan fisik agar perempuan dapat orgasme. Kadang juga hanya masalah waktu atau ketidaktahuan pasangan akan keinginan dan kebutuhan seksual Anda.

Seperti diketahui secara umum, perempuan memiliki kebutuhan waktu rangsang yang sedikit lebih lama dibandingkan laki-laki. Hal ini seringkali menimbulkan masalah ketidakpuasan seksual yang klasik. Saat laki-laki sudah ejakulasi atau orgasme, si perempuan masih dalam tahap ‘bangkit’.

Bila masalahnya adalah durasi, sebaiknya Anda pecahkan bersama sebelum menggunakan bantuan medis, konseling, ataupun terapis (penggunaan obat penguat, dsb).Tidaklah memalukan bila Anda terbuka terhadap pasangan akan hal ini. CC





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?