Ada banyak hal yang membuat bercinta kehilangan gregetnya. Salah satunya adalah keengganan mengatakan apa yang ada di dalam pikiran kita. Takutnya jika kita jujur, malah merusak momen dan membuat tersinggung pasangan. Ouch!
“Napas kamu bau..”
Mood sudah oke banget, nih, ternyata mendadak down karena napas pasangan ataupun napas kita yang meninggalkan jejak tak sedap ketika kissing.
“Fingeringnya nggak enak..”
Bisa jadi pasangan sudah merasa menjadi dewa seks dengan kelincahan tangannya bermain-main di bawah sana. Sayangnya dia salah!
“Bisa berhenti oralnya?”
Hampir sama dengan yang di atas, tak jarang pria merasa jagoan dengan memberikan servis oral kepada pasangannya. Padahal sebenarnya yang dia lakukan nggak enak-enak banget tuh!
Rasanya nggak enak banget, sedang menikmatinya dan ketika hampir—sedikit lagi, big o, pasangan langsung keluar…ah! Mau kasih komentar takut tersinggung, duh….
“Ganti posisi yuk…”
Pasangan sangat menggilai women on top, tapi kita inginnya misionari. Menit-menit berlalu dan si dia kelihatannya sudah pewe banget, padahal kita sudah ngebet ganti posisi!
“Aduh, sakit!”
Bukannya enak malah sakit! Ada banyak alasan, memang kitanya yang nggak mood ataupun kurangnya pelumas alami akibat foreplay terlalu singkat. Namun nggak enak bilang ke pasangan, kalau gerakan dia bikin kita sakit.
“Terlalu banyak intruksi nih…”
Pasangan terlalu banyak memberikan intruksi, mau ini atau itu, begini enak atau tidak… Komunikasi penting tapi kalau ‘terlalu’, malah mengganggu. Ya, nggak? (ESP/FOTOSEARCH)