Memang, sih, minum jus bebas jadwalnya, jadi Anda bisa mengonsumsinya kapan saja. Tapi jus akan lebih segar jika diminum pagi hari. Lagipula serat dalam buah dan sayuran akan membuat perut kenyang lebih lama serta memberi tambahan energi sehingga mencegah Anda kalap saat makan siang.
Bukan pengganti makan
Jangan ekstrem mengganti makan pagi, siang, dan malam dengan jus saja. Hal ini membuat kebutuhan nutrisi harian nggak tercukupi sehingga kekebalan tubuh menurun. Memang awalnya berat badan berkurang tapi hanya sementara dan kembali ke berat semula. Jika tubuh kurang nutrisi, metabolisme terganggu, akibatnya daya cerna tubuh ikut melambat.
Jangan kemasan
Jus kemasan tidak memiliki serat dan hanya mengandung fruktosa atau gula. Pasalnya, dalam proses pembuatannya, minuman dipasteurisasi yang menyebabkan vitamin dan mineralnya rusak. Minum jus kemasan hanya menambah kadar gula di dalam darah Anda.
Olah buah dan sayur menjadi jus jika memang siap dikonsumsi, karena jus gampang terkontaminasi bakteri jika disimpan (meski di dalam kulkas). Jika ingin dibawa ke kantor, pastikan kondisinya bersuhu rendah, caranya tambahkan es batu, lalu simpan dalam botol kedap udara.
Boleh pakai gula
Batasan konsumsi karbohidrat harian adalah 2-3 kali berat badan (dalam gram). Jadi jika berat badan kita 50 kg, konsumsi karbo sebaiknya nggak melebihi 150 gram. Bila Anda bukan penderita diabetes, sah-sah saja menambahkan 1 sendok teh gula dalam segelas jus.
Nutrisi lengkap
Asal mencampur sayur dan buah akan menghasilkan jus yang mengandung karbohidrat saja. Kombinasi jus yang sehat adalah gabungan karbohidrat, protein, dan lemak. Lemak berfungsi melindungi organ tubuh dari benturan, menambah stamina, dan menunda lapar. Misal, campur stroberi, bayam, dan pisang sebagai lemaknya.