Yap, dokter memang bukan sosok favorit untuk kita kunjungi. Malah sebisa mungkin, sih, kita berharap jarang bertemu dirinya. Namun saat tubuh nggak fit, atau saat sekadar mau tes kesehatan, mau nggak mau kita harus menghadapinya. Agar pertemuan berlangsung maksimal, persiapkan diri dengan melakukan hal-hal berikut….
Catat pertanyaan
Saat penasaran pada kondisi kesehatan kita, jangan ragu mencatatnya di kertas. Jika hanya mengingat di kepala, biasanya akan lupa saat bertemu dokter. Ujung-ujungnya, menyesal begitu sampai di rumah. Setelah membayar mahal untuk konsultasi, tentulah wajar bagi kita untuk mendapatkan informasi komplet.
Pembicaraan pribadi
Keluarkan seni mengobrol kita saat berhadapan dengan dokter. Cari tahu, deh, kehidupan pribadinya, bisa dari foto yang dipajang di meja kerjanya, lukisan yang ada di ruangannya, hingga ringtone ponselnya. Ini bisa jadi pembicaraan sederhana kita dan dokter. Makin nyaman dokter bersama kita, dia pun akan memberi kita solusi terbaik.
Riwayat kesehatan
Saat menemui dokter baru, bawa obat yang kita konsumsi selama ini. Atau setidaknya, foto obat dan detail informasinya. Tujuannya, untuk cek apakah obat ini masih perlu dikonsumsi atau tidak, plus menghindari adanya pengaruh sampingan. Jika pernah ada riwayat operasi atau pengobatan tertentu, infokan juga ke dokter agar pemeriksaan berjalan maksimal.
Bawa teman
Teman di sini bisa berarti keluarga, pacar, atau sahabat. Penting, tuh, agar ada yang bisa mengingatkan perkataan dokter, atau membantu mengingat hal-hal penting yang perlu kita sampaikan. Orang ketiga juga kadang dapat membantu kita menanyakan hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Lebih banyak informasi yang bisa kita peroleh, kan.
Siap menunggu
Namanya juga dokter yang punya segudang pasien, kita harus siap menghabiskan waktu berjam-jam sebelum sukses bertemu dengannya. Siapa tahu dia memiliki jadwal operasi dadakan. Bawa camilan, minuman segar, atau bacaan agar nggak garing selama menunggu.
Vini Damayanti
Foto: Fotosearch