Akhirnya, Anda berhasil menurunkan berat badan. Tapi anehnya, setelah berhasil turun beberapa kilogram, angka timbangan justru jadi stagnan dan sulit sekali bergerak turun lagi. Kenapa, ya? Mungkin Anda memiliki 5 kebiasaan berikut.
Hobi Makanan Manis
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh MyFitnessPal, perusahaan digital kesehatan, 50% responden mengaku hidangan penutup manis merupakan penghambat terbesar dalam usaha penurunan berat badan. Walau, Anda menganggap dessert sebagai makanan kecil, efeknya justru penimbunan kalori pada tubuh.
Nggak Suka Sayur
Salah banget, tuh, kalau menghindari sayuran dalam menu makan sehari-hari. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur dan buah setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan serat. Tren mengonsumsi smoothies hijau yang dibuat dari campuran buah dan sayuran merupakan salah satu cara menyenangkan untuk dipraktikkan.
Sering Makan Karbohidrat
Padatnya aktivitas membuat lupa mengatur pola makan. Akibatnya, pola makan Anda cenderung sembarangan dengan gizi tak seimbang, misalnya, mongonsumsi nasi bersama mi yang merupakan sumber karbohidrat. Padahal, jika nggak pandai mengukur asupan makanan, berat badan makin tak terkontrol.
Makan Saat Emosi
Makan memang menimbulkan perasaan nyaman. Nggak jarang, banyak orang memilih makan saat dilanda stres dan tekanan. Kalau dibiarkan terus, berat badan bakal makin nggak stabil. Lebih baik, alihkan perasaan kepada hal lain yang menyenangkan tanpa membuat gemuk, seperti pergi ke salon.
Nggak Punya Perencanaan
Kalau Anda memang benar-benar ingin langsing, buatlah perencanaan pola makan. Sebelum menerapkan program langsing, pastikan Anda memiliki pengetahuan dasar tentang nutrisi yang harus dihindari dan dikonsumsi dalam jumlah sedikit. (GIE/FOTOSEARCH)