Jika dibandingkan dengan cowok, paha kita memang lebih mudah bersayap alias bergelambir karena timbunan lemak. Pasalnya hormon estrogen membuat paha, bokong, pinggul, dan betis menjadi lokasi penimbunan lemak. Sebaliknya tubuh bagian bawah ini menjadi tempat terakhir yang terbakarnya lemak saat kita berolahraga. Simak tip ini untuk mengencangkan paha.
Bersepeda
Nggak perlu memaksakan diri terlalu jauh. Bersepeda santai dengan kecepatan konstan sejauh 5 km setiap minggu akan mengikis lemak di paha dan betis kita. Usahakan mengenakan celana yang agak tebal di bagian pangkal paha untuk melindungi organ vital kita dari guncangan.
Kurangi garam
Percaya, deh, kentang goreng jauh lebih renyah jika dimakan tanpa taburan garam. Soalnya garam menyerap cairannya sehingga kentang jadi mudah lembek. Bahkan, kandungan garam di dalam tubuh menyebabkan penumpukan cairan yang berakibat meningkatnya tekanan darah dan lemak—termasuk lemak di paha.
Tambah protein
Jika kurang protein, tubuh akan mengambil asam amino dari jaringan otot yang membuat otot mudah kendur. Salah satu otot yang mudah kendur adalah otot lengan dan paha. Untuk itu biasakan mengonsumsi makanan tinggi protein, tapi rendah lemak seperti ikan, kedelai, dan ayam tanpa kulit.
Variasikan menu
Konsumsi makanan beragam yang kaya nutrisi untuk membatasi kita mengonsumsi camilan tinggi lemak. Kelebihan lemak yang ada di jeroan dan gorengan cenderung disimpan di paha.
Latihan squats
Caranya: kita seakan hendak duduk tanpa menggunakan kursi dan tahan selama 5-10 detik. Latihan ini akan menguatkan otot paha bagian depan.
Saparinah Mumpuni
Foto: Fotosearch