Health & Diet
5 Camilan Penurun Berat Tubuh

30 May 2014

Sebagai cewek, rasanya wajar jika kita hobi ngemil. Saat nonton TV, membaca majalah, bahkan saat kerja di kantor. Hasilnya, berat tubuh berisiko bertambah. Tenang, jika nggak ingin mengalaminya, pilihlah lima snack berikut yang bersahabat bagi tubuh, rekomendasi Dr. Lisa Young, ahli nutrisi dari AS.

















Advertisement

Yoghurt Yunani

Dibanding produk sejenis, yoghurt satu ini rendah lemak. Rasanya yang tawar bisa diatasi dengan cara memadukannya bersama aneka potongan buah seperti pisang dan stroberi, plus, satu sendok biji rami atau benih lenan. Benih lenan mengandung omega-3 yang menyehatkan, sedangkan buah mengandung serat sehingga membuat kita kenyang.         
                                                                                       

Cracker beras
Produk camilan cracker beras banyak tersedia di pasar swalayan. Tinggal pilih sesuai selera. Jika kurang sreg, kita bisa memadukannya dengan part-skim cheese dan tomat. Kalau cracker beras berserat tinggi dan rendah lemak, keju mengandung protein, kalsium, dan lemak, sedangkan tomat memiliki vitamin C yang tinggi dan antioksidan.
               
                                                          

Sayur + hummus
Hummus (selai yang biasa dioleskan pada roti pita makanan timur tengah) berbahan dasar kacang kedelai yang dihaluskan, lentini, minyak olive, air lemon, garam, dan bawang putih. Wajar, deh, jika makanan berprotein dan berlemak tinggi ini terasa gurih serta beraroma wangi. Padukanlah dengan sayuran seperti brokoli atau wortel jika ingin camilan sehat dan lezat saat nonton TV di rumah!

Apel & peanut butter
Buah selalu menjadi camilan tepat di saat iseng. Potongan buah apel dan peanut butter dijamin bikin kita sulit berhenti mengunyah. Buah mengandung sedikit kalori namun kaya serat, sedangkan peanut butter kaya protein dan lemak. Namun, batasi konsumsi selai kacang ini, ya, karena lemaknya bisa pindah ke tubuh kita.

Sup
Yap, sup bisa dijadikan camilan, terutama sup kacang merah karena mengandung protein dan serat tinggi. Kita nggak mudah lapar, tuh, setelah mengonsumsinya. Selain mencegah kolesterol jahat dan melancarkan pencernaan, kacang merah juga mencegah risiko diabetes karena kandungan karbohidrat kompleksnya rendah glukosa.

VINI DAMAYANTI - FOTO: ISTIMEWA




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?