Tonus (tegangan otot) vagina dipertahankan oleh otot dasar panggul yang disebut levator ani. Bagian levator ani yang paling banyak diperbincangkan dalam fungsi seksual adalah otot pubococcygeus—letaknya tepat di sekeliling lubang vagina. Selama fungsi otot tersebut baik, tonus vagina akan tetap dipertahankan. Jadi nggak perlu cemas vagina melar karena bercinta tidak menyebabkan penurunan fungsi otot pubococcygeus.
#2 Menahan libido, kenikmatannya dua kali lipat
Nggak selalu benar, tuh. Reaksi tubuh yang terjadi saat orgasme adalah sama, terlepas dari ditunda atau tidaknya hubungan seksual. Sebaliknya, menunda bercinta dapat meningkatkan libido seseorang. Namun, ini cenderung bersifat subjektif pada setiap orang. Banyak pasangan justru lebih menyukai unsur spontanitas dalam bercinta, daripada sengaja menunda dan merencanakan untuk bercinta.
#3 Seks berdiri cegah kehamilan
Salah! Hubungan seksual vaginal yang dilakukan pada masa subur tanpa menggunakan kontrasepsi dapat mengakibatkan kehamilan—apa pun posisinya. Bercinta dalam keadaan berdiri mungkin akan membuat air mani yang diejakulasikan lebih cepat keluar dari vagina. Namun, sperma memiliki energi dan pergerakan yang sangat gesit untuk berenang masuk ke dalam rahim, bahkan melawan gravitasi. Ingat bukan air mani yang diperlukan untuk kehamilan, melainkan sel-sel spermatozoa yang terdapat di dalamnya. Di dalam 1 ml air mani terdapat lebih dari 20 juta ekor sperma, tuh!
#4 Rangsang klitoris = orgasme maksimal
Klitoris merupakan daerah erotis yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual. Nggak heran pada beberapa wanita rangsangan pada klitoris dapat menyebabkan orgasme yang dahsyat. Namun, setiap wanita memiliki titik sensitif berbeda. Banyak pria salah persepsi sehingga saat foreplay hanya fokus merangsang klitoris pasangan. Padahal wanita pun akan merasa nggak nyaman jika terus-menerus dirangsang klitorisnya. Sebaiknya komunikasikan kembali dengan pasangan mengenai titik sensitif lain kita dan rangsangan yang membuat kita nyaman.
#5 Semakin rapat, semakin nikmat
Kenikmatan orgasme wanita dan pria tidak ditentukan dari rapatnya lubang vagina. Kekuatan vagina dalam “menjepit” penis ditentukan dari kekuatan otot pubococcygeus. Biasanya penurunan kualitas hubungan seksual wanita terjadi jika otot ini mengalami penurunan fungsi atau cedera. Untuk mengembalikan fungsinya, kita dapat melakukan senam kegel yang efektif menguatkan otot-otot organ wanita.
Untuk mitos seks 6 - 10 klik di sini dan mitos seks 11 - 15 klik di sini.
Dian Probowati
Foto: Fotosearch