Sejak dulu Hollywood sudah menampilkannya di layar besar—The Adventure of Robin Hood (1938) yang diperankan Erron Flynn, Robin Hood: Prince of Thieves (1991) yang sangat populer dengan peran utama Kevin Costner (auto ingat lagu I Do It for You dari Bryan Adams), Robin Hood (2010) dengan Russel Crowe, sampai Robin Hood (2018) versi Taron Egerton.
Kali ini kisah Robin Hood hadir kembali, namun jangan berharap untuk menonton cerita yang sama. Dalam film terbaru The Death of Robin Hood, sutradara Michael Sarnoski, yang menggarap Pig (2021) dan A Quiet Place: Day One (2024), membawa penggemar legenda Sherwood ini ke POV nyaris tragis.
Tagline dalam posternya, He Was No Hero, sepertinya sudah bisa menggambarkan sosok Robin Hood yang berbeda dari yang kita kenal. Robin Hood digambarkan penuh dosa, dihantui masa lalu, dan seorang pria yang rapuh.
Robin mencoba menebus dosanya dengan merawat Margaret (Faith Delaney), putri dari sahabatnya, namun tanpa disangka Suster Brigid adalah korban dari kekejaman Robin Hood di masa lalu.
Bagaimanakah akhir kisah kehidupan Robin Hood yang ingin bertobat itu? Siapkan pikiran terbuka dan jangan terlalu berpaku pada cerita yang selama ini kita tahu—karena setiap narasi dalam sejarah selalu punya POV berbeda.
The Death of Robin Hood dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 Juli 2026 dengan rating dewasa. (f)
Baca juga:
Dibintangi So Ji-sub, Agent Kim Reactivated Langsung Raih Rating Tinggi
Phí Phông: The Blood Demon, Menguak Misteri Iblis Pengisap Darah di Pegunungan Vietnam
Supergirl: Petualangan Antarbintang Sang Anti-Hero
Bennita Luisa
Topic
#feminaindonesia, #reviews